News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluh Kesah Shin Tae-yong soal Buzzer di Medsos Sampai ke Media Vietnam: Pelatih Korea Selatan itu Terlalu Cinta Indonesia

Seperti diketahui, STY -julukan Shin Tae-yong- memang kencang dirumorkan memakai jasa buzzer untuk menggiring opini suporter Timnas Indonesia di media sosial.
Minggu, 2 Februari 2025 - 14:50 WIB
Pelatih Shin Tae-yong
Sumber :
  • YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Keluh kesah Shin Tae-yong soal tuduhan buzzer di media sosial sampai menjadi sorotan salah satu media Vietnam.

Seperti diketahui, STY -julukan Shin Tae-yong- memang kencang dirumorkan memakai jasa buzzer untuk menggiring opini para suporter Timnas Indonesia di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rumor tersebut muncul setelah masifnya dukungan untuk pelatih 54 tahun itu setelah resmi dipecat PSSI dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

tvonenews

Kabar tersebut diperkuat hasil survey dari salah satu lembaga independen, Football Institute yang mengklaim pelatih Shin Tae-yong menggunakan trik di media sosial. 

Pendiri Football Institute Budi Setiawan mengatakan penelitian Drone Emprit membuktikan ada akun-akun "bot" yang terorganisasi dengan baik yang menciptakan gelombang dukungan untuk Shin Tae-yong ketika ia menghadapi kritik dan dipecat.

Shin Tae-yong yang sebelumnya memilih diam pun akhirnya buka suara terkait tuduhan tersebut.

Media Vietnam, soha.vn bahkan sampai membahas soal sikap diam Shin Tae-yong yang digambarkan mereka karena kecintaan mendalam sang pelatih Korea Selatan kepada Indonesia.

"Pelatih Shin Tae-yong marah dan membantah tuduhan bahwa dirinya menggunakan akun media sosial palsu (buzzer) untuk memanipulasi penggemar Indonesia.

"Shin Tae-yong bungkam karena kecintaannya pada Indonesia dan sepak bolanya," lanjut media tersebut.

"Mantan pelatih timnas Korea itu mengatakan sejumlah media Indonesia masih saja menyebarkan informasi bohong. Pelatih kelahiran 1970 itu tak menjelaskan secara spesifik rumor yang dibantahnya itu," tulis media Vietnam tadi.

"Namun, menurut studi analisis media sosial oleh Drone Emprit, pelatih Shin Tae-yong dituduh menggunakan 'buzzer' (akun media sosial yang sengaja memanipulasi opini publik)," tukas mereka.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong akhirnya buka suara soal tuduhan buzzer yang ia gunakan untuk menggiring opini masyarakat Indonesia.

STY dengan gamblang mengatakan dirinya sama sekali tidak pernah melakukan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah lama diam, pelatih asal Korea Selatan itu pun tak tahan untuk menyampaikan keluh kesahnya di media sosial Instagram.

"Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa tidak ada satu pun rumor yang benar. Jika situasi ini terus berlanjut, segalanya tidak akan berakhir semudah saat ini ," tegas Shin Tae-yong di Instagram pribadinya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT