News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tagar STYOut Gak Ada Apa-apanya, Shin Tae-yong Pernah Dapat Ancaman Mengerikan dari Fans Bola di Korsel sampai Disuruh...

Sahabat karib anak Shin Tae-yong yang juga seorang youtuber membeberkan, bahwa pelatih Timnas Indonesia tersebut pernah mendapat ancaman mengerikan berisi...
Selasa, 24 Desember 2024 - 19:47 WIB
Shin Tae-yong | Tagar STYOut
Sumber :
  • Dok. AFC dan X

"Sebaliknya, aku sangat bangga kepada ayahku, tidak peduli seberapa banyak opini publik terbentuk," sambungnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tagar STYOut yang masuk trending topic di media sosial X
Tagar STYOut yang masuk trending topic di media sosial X
Sumber :
  • X (Twitter)

 

 

Sahabat karib Shin Jae-won sekaligus pemilik kanal YouTube Iksam Hyeong ikut menambahkan, bahwa Shin Tae-young adalah pelatih asal Korea Selatan.

Menurutnya, sebagai pelatih yang juga pernah melatih Timnas Korsel, memang seperti itulah kehidupan seorang pelatih.

Bahkan, youtuber yang dikenal dengan sebutan Iksan Hyeong tersebut mengatakan, bahwa makian lebih parah justru sudah pernah didapat Shin Tae-yong dari fans bola di Korsel.

 

"Berbicara tentang pelatih Korea, kehidupan mereka memang begitu. Dia makan kata-kata makian 8 ribu kali lebih banyak daripada yang bisa dimakan oleh satu orang," ujar sahabat Shin Jae-won itu.

 

Pemilik kanal YouTube Iksam Hyeong (kiri) sekaligus sahabat Shin Jae-won (kanan), putra Shin Tae-yong
Pemilik kanal YouTube Iksam Hyeong (kiri) sekaligus sahabat Shin Jae-won (kanan), putra Shin Tae-yong
Sumber :
  • YouTube/익삼이형

 

 

Iksam Hyeong bahkan menjelaskan, bahwa Shin Tae-yong pernah sampai mendapat ancaman yang lebih parah daripada yang dilayangkan fans bola Indonesia lewat tagar #STYOut.

"Selama Piala Dunia di Rusia, Jae-won adalah satu-satunya yang menggunakan media sosial di keluarganya. Semua kritik soal ayahnya, dikirim Jae-won ke aku lewat DM. Kalau dilihat dari request-request-nya (DM) benar-benar kacau. (Ada yang menyuruh) meledakkan rumah, bunuh saja (Shin Tae-yong) saat lewat di jalan, dan beberapa kata makian lainnya yang tak bisa dikatakan," ujarnya.
 

Shin Tae-yong pernah membawa Timnas Korsel melaju ke Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, Timnas Korsel menjalani laga perdana di Grup F dengan melawan tim tuan rumah. Sayang, tim asuhan STY tersebut harus takluk dengan skor tipis 0-1, dan gagal lolos ke fase grup.

Tak cuma makian dan ancaman, momen pahit itu bahkan sampai membuat Shin Tae-yong dilempari telur busuk dan guling oleh fans sepak bola Negeri Ginseng. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT