News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tagar STYOut Kembali Bergema, Erick Thohir Pernah Beri Tanggapan soal Fans Timnas Indonesia: Suporter Kita itu...

Tagar STYOut kembali bergema di sosial media, beberapa waktu lalu Erick Thohir pernah beri tanggapan soal penggemar Timnas Indonesia. Simak selengkapnya!
Minggu, 22 Desember 2024 - 21:58 WIB
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Tagar STYOut kembali bergema di sosial media setelah Timnas Indonesia kalah dari Filipina pada ajang Piala AFF 2024.

Skuad Garuda harus rela mengakhiri kiprahnya di turnamen sepak bola antar negara Asia Tenggara usai menelan kekalahan 0-1 dari Filipina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia mengalami kesulitan saat menjamu The Azkals di Stadion Manahan, Solo, sebab harus bermain dengan 10 orang setelah sang kapten Muhammad Ferari dikartu merah.

Akibatnya, banyak suporter yang merasa kecewa hingga tagar STYOut kembali menggema di sosial media, hingga menjadi trending di X.

Ini bukan hal baru tagar tersebut menjamur di media sosial X, sebelumnya tagar serupa juga pernah beberapa kali trending setelah tim asuhan Shin Tae-yong gagal membawa kemanangan.

Terkait hal tersebut, melalui program One on One yang tayang di tvOnenews pada Minggu (24/11/2024), Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pernah menyampaikan pesan untuk para suporter Timnas Indonesia menyusul maraknya tagar STYOut beberapa waktu lalu.

Erick Thohir di acara One on One
Erick Thohir di acara One on One
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube tvOnenews

 

Kala itu, Timnas Indonesia senior yang sedang berlaga di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mengalami kekalahan atas China dan Jepang.

Penggemar yang merasa kecewa akan hasil tersebut langsung saja meluapkan kemarahannya lewat tagar STYOut di platform media sosial X atau Twitter.

Saat ditanya tentang tanggapannya mengenai kemarahan supporter hingga maraknya tagar tersebut di media sosial, Erick Thohir menyebut bahwa itu rasanya kurang tepat.

Kemarahan suporter karena tim kesayangannya belum bisa membawa kemanangan adalah hal lumrah, mengingat hasilnya kurang memuaskan.

"Nah, ini lumrah di dunia sepak bola gitu, tinggal yang saya berharap suporter kita itu selalu konsisten. Artinya apa? Ketika tim nasional kita menang, suport, kalau belum maksimal, di-support," kata Erick Thohir.

Erick Thohir berhharap agar para penggemar Timnas Indonesia tidak hanya mendukung tim kesayangannya saat menang, melainkan juga saat sedang terpuruk.

Meskipun begitu, ini bukan menjadi suatu pembelaan mengingat evaluasi selalu dilakukan oleh pihak-pihak terkait.

Selain itu, skuad garuda yang berlaga pada ajang Piala AFF memang bukan yang utama, lantaran Shin Tae-yong memanggil tim U-22 untuk ajang ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain senior tidak bisa mengikuti laga karena Piala AFF digelar di luar agenda FIFA, sehingga klub tidak diwajibkan untuk melepas para pemain.

(nka)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT