News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Sampaikan Kabar Terbaru Soal Maarten Paes yang Bisa Buat Shin Tae-yong Kecewa, Batal Bela Timnas Indonesia?

PSSI menyampaikan kabar yang bisa membuat Shin Tae-yong kecewa soal Maarten Paes jelang pertandingan Timnas Indonesia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia.
Selasa, 9 Juli 2024 - 16:38 WIB
Shin Tae-yong dan Maarten Paes
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI mengabarkan situasi terbaru Maarten Paes, yang bisa jadi membuat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kecewa.

Shin Tae-yong diperkirakan belum bisa menurunkan Maarten Paes di pertandingan pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu Arab Saudi di pertandingan pertama Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 5 September 2024.

Selain Arab Saudi, Ragnar Oratmangoen dan kawan-kawan juga akan segrup dengan Jepang, Australia, Bahrain, dan China.

tvonenews

Menghadapi lawan-lawan yang di atas kertas lebih unggul, skuad Garuda dianggap perlu menambah amunisi agar berbicara banyak.

Beberapa pemain keturunan pun mulai dikaitkan dengan Timnas Indonesia seperti Ole Romeny, Kevin Diks, dan Tristan Gooijer.

Sayangnya, PSSI menyampaikan pesan yang mungkin akan membuat Shin Tae-yong kecewa jelang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengisyaratkan Maarten Paes belum bisa memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi
Sekjen PSSI, Yunus Nusi. Foto: PSSI.

Penjaga gawang FC Dallas ini masih terganjal pergantian asosiasi dari KNVB (Belanda) ke PSSI, meski sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

"Masih proses, kita tunggu saja Maarten Paes," ujar Yunus Nusi kepada awak media beberapa Waktu lalu.

PSSI akan berkejaran dengan Waktu untuk bisa memastikan Maarten Paes bisa memperkuat Merah Putih pada September mendatang.

"Kami belum tahu, tetapi kami sudah berupaya maksimal mengurusi Maarten Paes. Tim kami tetap bekerja," katanya.

Sebelumnya, Maarten Paes tidak memenuhi syarat untuk berganti asosiasi karena sempat membela Timnas Belanda saat usianya sudah lebih dari 22 tahun.

Berdasarkan statuta FIFA, seorang pemain tidak bisa berpindah negara jika membela tim nasional pertamanya lebih dari 21 tahun.

Oleh karena itu, PSSI membawa kasus Maarten Paes ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Pasalnya, dia Ketika itu bermain Ketika sedang situasi Covid-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadirnya Maarten Paes di skuad Garuda memang sangat dibutuhkan Shin Tae-yong.

Apalagi lawan yang akan dihadapi merupakan negara-negara besar dengan pengalaman melimpah. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT