News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Harumkan Nama Timnas Indonesia, 3 Sosok Ini Kini Justru Kritik Habis-habisan Shin Tae-yong

Shin Tae-yong selalu mendapat tekanan bertubi-tubi selama menangani Timnas Indonesia, termasuk dari sejumlah legenda sepak bola nasional.
Rabu, 7 Februari 2024 - 17:51 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Shin Tae-yong selalu mendapat tekanan bertubi-tubi selama menangani Timnas Indonesia, termasuk dari sejumlah legenda sepak bola nasional.

Beberapa prestasi berhasil dicapai oleh Shin Tae-yong meski belum pernah membawa trofi untuk Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pencapaian yang sangat luar biasa adalah dengan membawa Timnas Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia 2023.

Padahal, skuad Garuda di awal kompetisi tidak pernah diunggulkan untuk bisa lolos dari babak grup.

tvonenews

Terlebih lagi, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan berada di Grup D yang dihuni oleh tim kuat seperti Jepang, Irak, dan Vietnam.

Namun, Indonesia akhirnya lolos dari fase grup lewat jalur peringkat ketiga terbaik dengan mengoleksi tiga poin.

Hasil ini sangat bersejarah karena Indonesia untuk pertama kalinya lolos dari babak grup sepanjang mengikuti Piala Asia sejak 1996.

Hebatnya lagi, Shin Tae-yong membawa skuad termuda di antara kontestan lain dalam turnamen kali ini.

Selain itu, ada beberapa prestasi lainnya yang dilakukan Shin Tae-yong seperti membawa Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023, Piala Asia U-23, dan Piala Asia U-20.

STY juga dianggap sukses membuat fondasi Timnas Indonesia yang kuat setelah berani memotong generasi.

Saat pertama kali melatih, dia berani memanggil pemain-pemain muda dibandingkan senior untuk Timnas Indonesia.

Program naturalisasi yang dipimpin Shin Tae-yong pun dianggap menjadi investasi jangka panjang bagi Indonesia.

Pasalnya, Shin Tae-yong memilih pemain-pemain muda yang masih dalam usia muda atau matang.

Hal ini ditunjang juga dengan pemain seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, Shayne Pattynama, Elkan Baggott, dan Justin Hubner yang berkarier di Eropa.

Kendati membuat sepak bola Indonesia maju, ada beberapa pihak yang justru mengkritik kinerja pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Termasuk dari mantan pemain Timnas Indonesia yang sempat melontarkan kritik keras selama STY melatih.

Berikut daftarnya.

1. Yeyen Tumena


Yeyen Tumena. Foto: PSSI.

Pemain Timnas Indonesia era 90-an ini sempat mengkritik keras Shin Tae-yong pada 2020 lalu.

Ketika itu, Shin Tae-yong melakukan wawancara kepada media Korea Selatan terkait situasinya di Indonesia.

Hal ini, membuat Yeyen Tumena marah karena STY dianggap terlalu banyak protes kepada PSSI.

Salah satunya adalah ketika STY dianggap menyingkirkan Danurwindo sebagai Direktur Teknik PSSI.

“Apakah sebagai karyawan yang bekerja untuk PSSI, Shin Tae-yong boleh mengomentari keputusan PSSI menunjuk pelatih lokal untuk mendampinginya?” ujar Shin Tae-yong dikutip dari VIVA.

2. Fakhri Husaini


Fakhri Husaini. Foto: PSSI.

Eks pemain Timnas Indonesia era 80-an hingga 90-an ini dianggap sebagai salah satu orang yang sering mengkritik STY.

Salah satunya adalah saat Bima Sakti membawa Timnas Indonesia U-16 menjadi juara Piala AFF U-16 2022.

Fakhri diduga menyindir Shin Tae-yong yang belum memberikan trofi kepada Indonesia padahal berstatus sebagai pelatih asing.

"Selamat untuk Timnas U16 juara AFF U16 Boys Championship 2022. Kinerja hebat coach Bima, coach Indri, coach Firman, coach Markus, staf dan seluruh pemain yang telah berjuang keras sepanjang turnamen ..Gol berkelas, pertahanan tangguh, mental dan semangat juang tinggi. Semoga sukses pada turnamen selanjutnya, coaches. Produk LOKAL prestasi INTERNASIONAL. Top, membanggakan, menginspirasi," tulis Fakhri di akun Instagram pribadinya.

3. Anjas Asmara


Anjas Asmara dan Bung Towel. Foto: Tangkapan layar Youtube Gocek BungTowel

Mantan pemain Timnas Indonesia era 70-an ini secara terang-terangan meminta Shin Tae-yong dipecat.

Anjas Asmara tidak puas dengan kinerja pelatih asal Korea Selatan itu selama menangani skuad Garuda.

"Shin Tae-yong itu harus dipecat," ujar Shin Tae-yong dikutip dari akun YouTube Bung Towel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia tidak bisa mengajarkan anak-anak skill individu untuk buat gol, kita kebobolan, dan kita tidak hanya melihat bola saja, tidak melihat manuver-nya orang," tambahnya.

(fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT