News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Timnas Indonesia Babak Belur di Tangan Irak, Ternyata Shin Tae-yong Bisa Buat Cemas Lawan Seandainya....

Langkah Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2023 Qatar harus terhenti setelah anak asuh Shin Tae-yong takluk 4 gol tanpa balas dari Australia di babak 16 besar
Selasa, 30 Januari 2024 - 18:28 WIB
Shin Tae-yong
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Langkah Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2023 Qatar harus terhenti setelah anak asuh Shin Tae-yong takluk 4 gol tanpa balas dari Australia di babak 16 besar.

Berstatus sebagai 1 dari 4 negara peringkat ketiga terbaik di ajang Piala Asia, skuad garuda menantang Australia di babak 16 besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di Stadion Jassim bin Hamad Doha, Qatar pada (28/1/2024) Timnas Indonesia harus puas dilibas Australia dengan skor 4-0.


Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 Sumber : PSSI

Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia harus angkat kaki lebih cepat dari ajang sepak bola terbesar di benua Asia itu.

Meski perjalanan Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2023 Qatar harus berakhir dengan kekalahan, di bawah pelatih Shin Tae-yong skuad garuda menunjukan perubahan signifikan dari sisi permainan.

Pada gelaran Piala Asia ini Timnas Indonesia menghadapi 3 negara yang pernah meraih gelar juara Piala Asia yakni Irak, Jepang dan Australia. 

Namun, Timnas Indonesia yang menjadi tim dengan rata-rata usia pemain termuda di Piala Asia ini menunjukkan peningkatan performa dan mampu bersaing dengan tim kuat Asia lain.

Bahkan kepada salah satu media Korea Selatan, Hankook libo, secara blak-blakan Shin Tae-yong mengatakan kalau Timnas Indonesia bisa saja menang dari Irak dan Korea Selatan.

"Baik Irak maupun Australia bisa saja jatuh ke tangan Indonesia, seandainya babak pertama melawan Irak berakhir 1-1, maka Irak lah yang tertinggal di babak kedua," Shin Tae Yong pada Hankook libo.

"Begitu pula dengan Australia, jika bukan karena gol bunuh diri Indonesia, mungkin hasilnya akan berbeda," lanjutnya.


Shin Tae-yong Sumber : AFC

Pasalnya, menurut STY pada dua laga tersebut Indonesia merupakan tim underdog atau tim yang tidak diunggulkan.

Dan jika saja Timnas Indonesia mampu membuat Irak maupun Australia benar-benar kesulitan di babak pertama maka hal itu akan membuat dua tim raksasa tersebut menjadi panik.

Momen itulah yang akan sangat menguntungkan Timnas Indonesia pada saat babak kedua berlangsung.

"Yang ingin saya sampaikan adalah ketika Anda terdesak waktu, yang cemas adalah tim yang kuat, bukan tim yang lemah. Karena jika Anda cemas, gerakan yang terorganisir akan gagal dan peluang yang lebih baik akan tercipta dan tugas pelatih adalah memikirkan hal itu sebelum memulai pertandingan." sambungnya.

Melihat performa anak asuhnya yang menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan Shin Tae-yong mengungkapkan kalau saat ini sudah saatnya Timnas Indonesia menaikan level mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya salah satu caranya adalah dengan keluar dan bersaing dengan negara-negara kuat di AFC atau Asia bukan Asia Tenggara lagi (AFF). 

(akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT