News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukti Ketegasan STY! Pemain-pemain Ini Dicoret Shin Tae-yong dan Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia karena Indisipliner: Siapa Saja?

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dikenal punya ketegasan jika pemainnya bertindak indisipliner. Dirinya bahkan tak segan mencoret pemain dari skuad Garuda
Senin, 25 Desember 2023 - 14:36 WIB
Osvaldo Haay dan Rifad Marasabessy
Sumber :
  • PSSI dan LIB

tvOnenews.com - Sejak ditunjuk jadi pelatih Timnas Indonesia pada 2020 silam, Shin Tae-yong memang sudah dikenal sangat tegas terhadap pemain yang tak disiplin.

Pelatih asal Korea Selatan itu tak segan mendepak pemain hingga tak lagi memanggilnya ke Timnas Indonesia jika melakukan tindakan indisipliner.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak sedikit pemain Indonesia yang merasakan dampak ketegasan dari Shin Tae-yong hingga dirinya tak lagi punya kesempatan untuk kembali ke skuad Garuda.

Shin Tae-yong pernah mengatakan bahwa disiplin menjadi salah satu hal penting yang harus ditunjukkan para pemain apabila ingin bermain untuk Timnas Indonesia.

Lantas, siapa saja pemain yang pernah dicoret oleh Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia akibat melakukan tindakan indisipliner? Berikut ulasannya.

1. Yudha Febrian dan Serdy Ephy Fano

Kedua pemain ini pernah menjadi andalan dari Timnas Indonesia U19 pada Desember 2020 lalu yang ketika itu sempat dilatih oleh Shin Tae-yong.

Yudha Febrian dan Serdy Ephy Fano kedapatan melakukan tindakan indisipliner saat Timnas Indonesia U19 melakukan pemusatan latihan (TC).

Keduanya terlihat pergi ke klub malam di saat para pemain Timnas Indonesia U19 lainnya tengah melakukan persiapan menuju Piala AFF 2020.

Mantan pemain Timnas Indonesia U19 Serdy Ephy Fano (Source: Antara)

Mengetahui hal itu, Shin Tae-yong langsung mencoret nama keduanya dari daftar pemain Timnas Indonesia U19 dan hingga kini mereka belum pernah kembali membela skuad Garuda.

2. Rifad Marasabessy

Pemain lainnya yang menjadi korban ketegasan pelatih Korea Selatan Shin Tae-yong adalah Rifad Marasabessy yang saat itu dianggap berlaku indisipliner.

Rifad Marasabessy dikabarkan terlambat berkumpul dengan Timnas Indonesia dari jadwal yang telah ditentukan oleh Shin Tae-yong.

Padahal Shin Tae-yong daj staf kepelatihan Timnas Indonesia telah memberi informasi bahwa seluruh pemain harus sudah berkumpul satu jam sebelum makan siang.

Namun, Rifad Marasabessy justru mangkir dan menghilang tanpa kabar sehingga hal itu membuat STY mendepaknya dari skuad Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Osvaldo Haay

Nama terakhir yang pernah merasakan keganasan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia adalah Osvaldo Haay yang saat ini bermain di Bhayangkara FC.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT