Brasil dan Ancelotti Sama-sama Membutuhkan
- REUTERS/Juan Medina
Bahkan fakta itu sangat menyakitkan bagi Brazil, mengingat skuad Brazil juga diisi pemain-pemain hebat bersama klub-klubnya, termasuk Vinicius Junior di Real Madrid dan Raphinha di Barcelona.
Brazil pragmatis
Brazil kini berpikir bahwa taktik tak lagi bagian terpenting, karena yang utama adalah mengelola pemain dan organisasi tim.
DI departemen itulah Brazil melihat Ancelotti memiliki kelebihan, kendati pelatih ini memiliki kiblat sepak bola yang berbeda dari Brazil.
Jika Brazil dilekatkan pada sepak bola menyerang, maka Ancelotti merupakan pelatih pragmatis yang sering menekankan diri kepada pertahanan.
Dia pragmatis dalam bertaktik, tergantung siapa lawan dan kemampuan atau sumber daya timnya sendiri.
Dalam kata lain, Ancelotti luwes dan adaptif. Inilah yang diinginkan Brazil saat ini.
Selecao tak lagi menganggap "pertahanan terbaik adalah menyerang" karena mereka juga memikirkan pertahanan sehingga sulit dibobol lawan.
Ancelotti juga dibutuhkan Brazil karena memiliki hubungan baik dengan bintang-bintang Brasil seperti Vinicius Junior dan Rodrygo.
Pribadinya yang tenang dan hangat, dianggap cocok menangani tim penuh tekanan seperti Brazil, yang bintang-bintangnya mungkin agak sulit dibentuk menjadi tim sesolid Argentina.
Tapi Ancelotti diyakini bisa membentuk tim Brazil yang solid, seperti dia lakukan kepada Real Madrid, AC Milan, Chelsea, Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain.
Ancelotti juga piawai menyulap talenta muda menjadi bintang besar, seperti Vinicius Junior, Rodrygo, dan Eder Militao.
Ancelotti sendiri sepertinya melihat kesempatan melatih Brazil sebagai gerbang untuk makin menghebatkan predikatnya sebagai pelatih kelas dunia.
Tak ingin menunggu
Ancelotti adalah satu-satunya pelatih yang meraih trofi juara liga di lima liga terhebat di Eropa.
Lemari pialanya penuh dengan trofi dari semua level kejuaraan, mulai trofi liga, sampai Liga Champions dan Piala Dunia Klub.
Yang absen hanyalah Piala Dunia dan piala kontinental, karena Ancelotti memang tak pernah menangani timnas mana pun.
Hanya soal waktu Ancelotti akhirnya menangani Brazil. Masalahnya jika Ancelotti masih mau menunggu, Brasil sudah tak bisa menunggu.
Load more