News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Jadi Sahabat Shin Tae-yong, Sosok Mualaf Legenda Korea Selatan Ini Tak Disangka Deklarasikan Jadi Musuh STY di Timnas Indonesia: Dia...

Sosok mualaf legenda Timnas Korea Selatan yang dulunya sebagai sahabat Shin Tae-yong, yakni Lee Woon-jae tak disangka memutuskan jadi musuh STY di Timnas Indonesia.
Minggu, 10 November 2024 - 09:15 WIB
Kiper legenda Timnas Korea Selatan, Lee Woon-jae sebagai sahabat Shin Tae-yong
Sumber :
  • X/@theafcdotcom

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok mualaf legenda Timnas Korea Selatan yang dulunya sebagai sahabat Shin Tae-yong, yakni Lee Woon-jae tak disangka memutuskan jadi musuh STY di Timnas Indonesia.

Sebagai informasi, Lee Woon-jae adalah pahlawan Korea Selatan di Piala Dunia 2002 usai mengantarkan Taeguk Warriors ke semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Sang kiper membawa Korea Selatan yang saat itu dilatih Guus Hiddink untuk pertama kalinya dapat menembus babak semifinal Piala Dunia.

Meski pada akhirnya Korsel kalah di semifinal dan gagal dalam perebutan peringkat ketiga, Lee Woon-jae tampil gemilang dalam tujuh laga di Piala Dunia 2002.

Menariknya, Lee Woon-jae merupakan rekan Shin Tae-yong saat masih aktif bermain di Timnas Korea Selatanpada masanya. 

STY sendiri bergabung bersama Timnas Korea Selatan sejak 1992 hingga 1997, sedangkan Lee Woon-jae pada 1994 hingga 2010.

Menurut data Transfermarkt, Shin Tae-yong telah mengoleksi 23 pertandingan sementara Lee Woon-jae membukukan 131 laga untuk Taeguk Warriors. 

Lee Woon-jae memberikan penampilan terbaiknya sebagai kiper Korea Selatan pada ajang Piala Dunia 1994, 2002, 2006 dan 2010.

Setelah menjadi legenda Korea Selatan, sahabat Shin Tae-yong itu memutuskan untuk memeluk agama Islam alias mualaf pada 2004.

Sahabat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Lee Woon-jae sebagai kiper legenda Korea Selatan yang mualaf
Sahabat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Lee Woon-jae sebagai kiper legenda Korea Selatan yang mualaf
Sumber :
  • Kolase X/@KORFootballNews & AFC

 

Kini, kiper legendaris Korea Selatan itu akan menjadi musuh STY usai memilih bergabung ke dalam staf kepelatihan Vietnam dibawah nahkoda Kim Sang-sik.

"Mantan kiper terkenal timnas Korea, Lee Woon-jae akan bergabung dengan tim pelatih timnas Vietnam dalam waktu dekat," tulis laporan media Vietnam, The Thao 247 dalam artikelnya.

Lee Woon-jae pun menyatakan akan resmi bergabung dengan tim kepelatihan Vietnam dalam waktu dekat, ia bakal menjabat sebagai pelatih kiper Golden Star.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui,  Lee Woon-jae setuju untuk datang ke Vietnam atas undangan pelatih Kim Sang-sik, sosok pelatih asal Korea Selatan.

“Ketika saya mendengar bahwa Federasi Sepak Bola Vietnam sedang mencari pelatih penjaga gawang untuk tim nasional, pelatih Kim Sang Sik memperkenalkan saya kepada mereka dan saya pikir ini adalah kesempatan bagus untuk bergabung dengan tim Vietnam," kata Lee Woon-jae dikutip dari The Thao 247.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT