News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakal Hadapi Timnas Indonesia Hari Ini di Asian Games, Uzbekistan Rupanya Simpan Sakit Hati di Bekasi

Timnas Indonesia U-24 akan bertemu dengan Uzbekistan di babak 16 besar Asian Games yang akan digelar hari ini, Kamis (28/9/2023).
Kamis, 28 September 2023 - 12:50 WIB
Timnas Indonesia U-24
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-24 akan bertemu dengan Uzbekistan di babak 16 besar Asian Games yang akan digelar hari ini, Kamis (28/9/2023).

Uzbekistan rupanya pernah menyimpan rasa kekecawaan di Indonesia saat laga Asian Games 2018 melawan Korea Selatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uzbekistan diketahui pernah menjadi juara Asian Games 1994. Setelah kemenangan itu, Uzbekistan berjuang untuk tampil maksimal kembali memenangkan Asian Games.

Pada Asian Games 2018 Uzbekistan harus melepas harapannya karena takluk di tangan Korea Selatan di babak perempat final.

Pertandingan Korea Selatan dan Uzbekistan di Asian Games 2018 menjadi pertandingan yang sengit sepanjang turnamen.

Indra Sjafri Yakin Bakal Cetak Sejarah

Pelatih Indra Sjafri meyakini bahwa Timnas Indonesia U-24 bakal mencetak sejarah hari ini.

Ia mengatakan Indonesia memiliki peluang untuk bisa lolos ke perempat final Asian Games 2023.

Diketahui, Timnas Indonesia akan melawan Uzbeskistan dalam babakn16 yang digelar di Stadion Shangcheng Sports Centre, Kamis (28/9/2024).

Timnas Indonesia memang tidak dipatok target terlalu tinggi di Asian Games ini. Namun Indra Sjafri berharap anak-anaknya dapat menciptakan sejarah baru dengan lolos ke babak perempat final.

"Kondisi tim saat ini sangat baik sekali dan mereka siap berjuang untuk memenangkan pertandingan di partai knock out lawan Uzbekistan," ujar Indra mengutip dari video PSSI.

Indra Sjafri mengatakan pencapaian skuad Garuda Muda ini sudah sama dengan target di Asian Games sebelumnya yaitu di babak 16 besar. Meskipun demikian ia berharap akan mendapatkan kejutan hari ini.

"Oleh sebab itu saya tekankan tadi sore di latihan, kita punya kesempatan untuk bisa membuat sejarah dari 16 besar kita bisa ke babak delapan besar."

"Tidak gampang memang, perlu kerja keras, perlu usaha dan saya sebagai pelatih dan staf pelatih sudah menyiapkan apa yang bisa kita persiapkan. Merancang game plan untuk melakukan pertandingan nanti," jelas Indra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku telah mempelajari cara bermain Izbekistan saat babak melawan Hong Kong di laga penentu Grup C. Indra menyebut ada beberapa pemain yang akan diwaspadai oleh Timnas Indonesia.

"Kita sempat menonton Uzbekistan lawan Hong Kong dan kita tahu persis pecahan-pecahan dari negara Soviet pada umumnya mereka main sangat baik secara tim maupun individu dan ada beberapa pemain mereka yang perlu kita waspadai," ungkap Indra.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT