GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp 44,55 Triliun hingga November 2025, Lampaui Capaian 2024

Penerimaan pajak ekonomi digital tembus Rp 44,55 triliun hingga November 2025, melampaui 2024. PPN PMSE, kripto, fintech jadi penyumbang utama.
Senin, 29 Desember 2025 - 09:26 WIB
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan peningkatan rasio pajak sebagai salah satu agenda besar reformasi fiskal.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Penerimaan negara dari sektor usaha ekonomi digital terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat, hingga 30 November 2025, setoran pajak dari ekonomi digital telah mencapai Rp 44,55 triliun. Angka ini melampaui total penerimaan pajak ekonomi digital sepanjang 2024 yang sebesar Rp 32,32 triliun.

Capaian tersebut menegaskan bahwa transformasi digital di berbagai sektor usaha semakin berkontribusi nyata terhadap penerimaan negara. Pemerintah menilai pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya mendorong inovasi dan efisiensi, tetapi juga memperkuat basis pajak nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu, Rosmauli, mengatakan peningkatan penerimaan pajak digital mencerminkan semakin besarnya peran ekonomi digital dalam perekonomian nasional. Menurutnya, kontribusi sektor ini akan terus meningkat seiring meluasnya pemanfaatan teknologi digital di Indonesia.

Rincian Penerimaan Pajak Ekonomi Digital

Total penerimaan pajak ekonomi digital sebesar Rp 44,55 triliun hingga November 2025 berasal dari beberapa sumber utama, yakni:

  • PPN Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPN PMSE): Rp 34,54 triliun

  • Pajak aset kripto: Rp 1,81 triliun

  • Pajak fintech (peer to peer lending): Rp 4,27 triliun

  • Pajak melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP): Rp 3,94 triliun

Kontribusi terbesar masih berasal dari PPN PMSE, yang mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi digital lintas negara maupun dalam negeri.

Perkembangan PPN PMSE

Pemerintah hingga November 2025 telah menunjuk 254 perusahaan sebagai pemungut PPN PMSE. Pada November 2025, terdapat tiga penunjukan baru, yakni International Bureau of Fiscal Documentation, Bespin Global, dan OpenAI OpCo, LLC. Sementara itu, satu pemungut PPN PMSE, yaitu Amazon Services Europe S.a.r.l., dicabut penunjukannya.

Dari total perusahaan yang telah ditunjuk, 215 pelaku PMSE tercatat telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE dengan total Rp 34,54 triliun. Setoran tersebut berasal dari akumulasi penerimaan sejak 2020 hingga 2025, dengan tren peningkatan setiap tahunnya.

Pemerintah menilai penunjukan perusahaan berbasis teknologi, termasuk yang bergerak di bidang artificial intelligence (AI), menunjukkan bahwa ekonomi digital semakin luas dan beragam, sekaligus memberikan manfaat fiskal yang nyata.

Pajak Aset Kripto Terus Meningkat

Selain PMSE, penerimaan dari pajak aset kripto juga mencatat pertumbuhan signifikan. Hingga November 2025, pajak kripto telah terkumpul sebesar Rp 1,81 triliun. Penerimaan ini berasal dari kombinasi PPh Pasal 22 dan PPN dalam negeri atas transaksi aset kripto.

Lonjakan penerimaan pajak kripto sejalan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan aset digital di dalam negeri, meski di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif.

Kontribusi Pajak Fintech

Sektor fintech peer to peer lending turut memberikan kontribusi penting dengan penerimaan pajak mencapai Rp 4,27 triliun hingga November 2025. Pajak ini berasal dari pemotongan PPh atas bunga pinjaman, baik yang diterima wajib pajak dalam negeri maupun luar negeri, serta setoran PPN.

Pertumbuhan pajak fintech mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan layanan keuangan digital oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Pajak dari Sistem Pengadaan Pemerintah

Sementara itu, penerimaan pajak dari Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP) tercatat sebesar Rp 3,94 triliun hingga November 2025. Penerimaan ini berasal dari PPh Pasal 22 dan PPN atas transaksi pengadaan barang dan jasa pemerintah secara digital.

Pemerintah menilai optimalisasi sistem digital dalam pengadaan turut meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat kepatuhan pajak.

Dorongan Penguatan Pajak Digital

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DJP Kemenkeu menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan perluasan basis pajak ekonomi digital. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha digital berkontribusi secara adil dan proporsional terhadap penerimaan negara.

Dengan capaian Rp 44,55 triliun hingga November 2025, pajak ekonomi digital diproyeksikan menjadi salah satu pilar penting dalam menopang APBN di tengah transformasi ekonomi nasional yang semakin berbasis teknologi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral