Kubu Gus Yahya Nyatakan Posisi Ketum PBNU Masih Tetap dan Final, Moratorium Digdaya NU Dinyatakan Tak Berlaku
- Antara
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Dr. H. Najib Azca mengimbau seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan untuk tetap solid dan tidak terpengaruh oleh langkah-langkah yang bertentangan dengan konstitusi organisasi.
“PBNU meminta seluruh jajaran pengurus di semua tingkatan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh manuver yang inkonstitusional. Roda jam’iyyah harus terus berjalan sesuai mandat Muktamar,” ujar Najib Azca.
PBNU menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas organisasi serta memastikan seluruh aktivitas jam’iyyah tetap berjalan di bawah kepemimpinan Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sesuai amanat Muktamar Nahdlatul Ulama.
Sebelumnya, melalui Surat Instruksi dan Surat Edaran, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar melakukan moratorium atau penangguhan terhadap platform Digdaya Persuratan.
Mengutip NU Online, Digdaya Persuratan PBNU ditangguhkan sementara, terhitung mulai tanggal diterbitkannya Surat Instruksi Rais Aam Nomor 4795/PB.23/A.11.08.07/99/12/2025 pada 1 Desember 2025 sampai dengan selesainya proses investigasi secara menyeluruh terhadap penyimpangan tata kelola Digdaya Persuratan yang berlangsung sejak 21 Oktober 2025.
Namun, moratorium itu disanggah dan dinyatakan batal oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dengan berbagai alasan dan pertimbangan. (rpi)
Load more