News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Kacab Bank Teriak 'Tolong Ini Penculikan' Sebelum Tewas Gegara Komplotan Sadis

Reka adegan yang berlangsung lebih dari 60 adegan itu membuka bagaimana Ilham diculik, dianiaya, hingga akhirnya dibuang
Selasa, 18 November 2025 - 07:09 WIB
Polda Metro Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Kacab BRI
Sumber :
  • tvOnenews/A.R Safira

Jakarta, tvOnenews.com – Rangkaian panjang skenario penculikan yang menewaskan Kepala Cabang Pembantu (Kacab) salah satu bank BUMN di Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37), akhirnya terkuak.

Hal itu, setelah Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi alias reka ulang adegan lengkap dengan menghadirkan seluruh tersangka, termasuk dua prajurit TNI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Reka adegan yang berlangsung lebih dari 60 adegan itu membuka bagaimana Ilham diculik, dianiaya, hingga akhirnya dibuang dalam kondisi mengenaskan di Bekasi.

Kasus ini bermula ketika Dwi Hartanto dan rekannya, Ken, merancang penculikan untuk mengambil uang dari rekening dormant pada bank tempat Ilham bekerja. Untuk mengeksekusi rencana, keduanya menghubungi Kopda Feri Herianto yang kemudian menarik dua prajurit lain, Serka M. Natsir dan Serka Franky Yari alias Pace.

Prajurit TNI itu sepakat ikut dalam rencana penculikan dengan imbalan sekitar Rp145 juta. Feri kemudian mencari eksekutor lapangan, hingga menemukan Erasmus Wawo beserta komplotannya yaitu Johannes Ronald Sebenan, Emanuel Woda Bertho, dan Reviando Aquinas.

Dalam reka adegan, Feri memberikan uang operasional Rp350 ribu untuk membeli perlengkapan penculikan, termasuk handuk, masker, dan lakban hitam. Pada 20 Agustus 2025, para pelaku bergerak menggunakan dua mobil Avanza Silver dan Calya menuju Lotte Mart Pasar Rebo, tempat korban hendak meeting.

Begitu Ilham mendekati mobil Avanza, Erasmus langsung menariknya masuk. CCTV memperlihatkan Avanza parkir rapat di sebelah kendaraan korban sesaat sebelum eksekusi. Dalam mobil, Ilham berusaha melawan. Reka adegan memerlihatkan ia dipukul berkali-kali, ditutup mulutnya dengan handuk, lalu diikat tangan, kaki, dan matanya dengan lakban.

“Korban berontak, teriak-teriak dari dalam mobil,” ujar penyidik saat membacakan adegan ke-33, dikutip, Senin, 17 November 2025.

Saat melintas di depan Kodam Jaya, Ilham kembali berupaya kabur. Namun Erasmus kembali menghantam lengan dan kepalanya sambil mengancam, "Kamu jangan melawan kalau mau diantar balik," kata penyidik.

Para pelaku kemudian bertemu Serka Natsir di Kemayoran yang datang dengan Toyota Fortuner. Di titik ini, Ilham dipindahkan karena Erasmus menolak melanjutkan perjalanan, takut aksinya ketahuan. Saat dipindah, korban kembali melawan. Ia bahkan sempat tersungkur ke jalan dan berteriak keras:

“Tolong! Ini penculikan!," kata penyidik menirukan.

Namun para pelaku segera menutup mulutnya kembali sambil menggotong korban ke dalam mobil Fortuner. Setelah pemindahan korban, Kopda Feri menyerahkan Rp45 juta kepada Erasmus sebagai imbalan penculikan. Uang itu kemudian dibagi kepada komplotan eksekutor.

Dalam mobil Fortuner, korban kembali mendapat perlakuan kasar. Joko disebut sempat menginjak tubuh Ilham karena dianggap menyulitkan. Pada Kamis dini hari, 21 Agustus 2025, rombongan tiba di Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Di lokasi sepi itu, jasad Ilham dibuang ke semak-semak dengan handuk masih melingkar di leher. Ketika penyidik bertanya apakah korban masih bernapas saat dibuang, Serka Natsir menjawab,

“Kurang tahu," ujarnya.

Usai pembuangan, para pelaku bertemu Dwi Hartanto dan Anton di sebuah kafe di Cibubur. Dalam pertemuan itu, Natsir melaporkan seluruh proses penculikan yang dianggap tidak sesuai rencana. Tak lama kemudian, Dwi menerima telepon dari Ken.

"Korban meninggal. Kasus sudah viral," kata penyidik lagi membacakan adegan.

Setelah viral, Polda Metro Jaya bergerak cepat berkoordinasi dengan POM TNI AD. Dalam waktu singkat, 15 tersangka sipil berhasil ditangkap. Satu diantaranya buron, dan dua prajurit TNI ditetapkan tersangka, dengan satu lainnya masih diburu.

Untuk diketahui, Mohamad Ilham Pradipta tewas diduga dibunuh. Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban diduga diculik terlebih dahulu.

Hal tersebut terkuak dari rekaman kamera CCTV yang merekam korban diangkut paksa beberapa orang. Saat itu korban tengah meeting dengan pihak Lotte Grosir secara offline di Lotte Grosir Pasar Rebo, pada 20 Agustus 2025.

Jasad korban ditemukan esok harinya pada 21 Agustus 2025. Tubuhnya berada di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ditemukan, jasadnya dalam kondisi tragis dengan tangan dan kaki terikat, mata dilakban.

Polda Metro Jaya sejauh ini berhasil meringkus 15 orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi keji tersebut. Salah satu diantara mereka ada nama pengusaha bimbingan belajar online, Dwi Hartono. Dalam kasus ini Dwi Hartono merupakan aktor intelektual. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Foe Peace Simbolon/VIVA

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Pemerintah mulai membuka arah pengelolaan sumber daya strategis nasional menyusul pencabutan izin 28 perusahaan pascabencana di Sumatera.
Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebelumnya sebanyak 28 saksi telah dilakukan pemeriksaan, kini bertambah menjadi 46 saksi.
Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.

Trending

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Negara paling bawah di ranking FIFA yaitu San Marino kembali meledek Real Madrid yang harus kebobolan oleh kiper Benfica Anatoliy Trubin di Liga Champions.
Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Inter Milan meraih kemenangan impresif 2-0 di markas Borussia Dortmund pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.
Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Pergantian keputusan yang berlangsung cepat itu membuat Chiki Fawzi mengaku sempat kebingungan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT