GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekonstruksi Pembunuhan Driver Taksi Online di Brebes, Tersangka Peragakan 27 Adegan

Rekontruksi kasus pembunuhan terhadap korbannya Kusyanto (46), seorang driver taksi online di Brebes, Jawa Tengah, digelar penyidik Satreskrim Polres Brebes dengan disaksikan pihak jaksa penuntut umum dari Kejari setempat, Kamis (22/01/2026) siang.
Kamis, 22 Januari 2026 - 18:13 WIB
Tersangka pembunuhan driver taksi online di Brebes, Jawa Tengah saat memperagakan 27 adegan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes.tvOnenews.com -  Rekontruksi kasus pembunuhan terhadap korbannya Kusyanto (46), seorang driver taksi online di Brebes, Jawa Tengah, digelar penyidik Satreskrim Polres Brebes dengan disaksikan pihak jaksa penuntut umum dari Kejari setempat, Kamis (22/01/2026) siang.

Dengan mendapat pengawalan ketat polisi, dari rekonstruksi yang digelar, terungkap tersangka M. Anggi Setiawan (22), memperagakan 27 adegan, mulai dari memesan grab taksi online hingga membunuh korbannya dengan menjerat leher korban dengan menggunakan handuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk, tersangka memperagakan adegan saat membuang jasad korban di dalam hutan Desa Songgom Kecamatan Songgom, hingga membawa kabur mobil, dompet dan handphone milik korban Kusyanto.

Tersangka Anggi  tega membunuh korbannya, karena ingin menguasai mobil korban, digadai ke orang lain untuk menutupi hutang-hutangnya.  Termasuk uang dari hasil kejahatan digunakan tersangka untuk karaoke.

Akibat perbuatannya tersangka dijerati dijerat Pasal 351 ayat 3, Pasal 338, Pasal 340, Pasal 365 ayat 3 KUHP, serta Pasal 181 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Resandro Hendriajati saat dikonfirmasi awak media, membenarkan pihaknya bersama dengan kejaksaan melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan dengan tersangka Anggi Setiawan.

Rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas dan menguji kebenaran keterangan tersangka dan saksi dengan memperagakan kembali kronologi kejadian di Tempat Kejadian Perkara.

"Ini dilakukan untuk memperkuat pembuktian dalam penyidikan, melengkapi berkas perkara, serta memberikan gambaran utuh peristiwa kepada penyidik, keluarga korban, dan publik untuk mewujudkan keadilan secara transparan," kata Resandro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan rekontruksi yang dilakukan, pihak penyidik bisa memperoleh gambaran nyata dan detail tentang bagaimana tindak pidana itu terjadi, termasuk peran masing-masing pelaku, modus operandi, motif, dan alat yang digunakan.

"Dengan ini kami ingin mencocokkan keterangan dari tersangka dan saksi dengan fakta di TKP untuk melihat apakah keterangan tersebut konsisten atau tidak. Hasil rekonstruksi ini menjadi alat bukti penting untuk melengkapi BAP dan nantinya bisa memperkuat dakwaan jaksa di persidangan," pungkasnya. (tho/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT