News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Cekcok dan Sakit Hati, Motif Menantu di Blitar Habisi Nyawa Mertuanya

Peristiwa pembunuhan menggegerkan warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, pada Senin malam (26/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 28 Januari 2026 - 10:57 WIB
Rilis Menantu di Blitar Habisi Nyawa Mertuanya
Sumber :
  • tvOne - muhammad imron

Blitar, tvOnenews.com - Peristiwa pembunuhan menggegerkan warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, pada Senin malam (26/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Seorang perempuan lanjut usia berinisial S (70) ditemukan meninggal dunia di kamarnya dengan luka tusukan di bagian leher.

Pelaku pembunuhan diduga merupakan menantu korban sendiri, berinisial NF (21). Kasus ini terungkap setelah anak korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini dipicu oleh cekcok yang kerap terjadi antara korban dan pelaku.

“Motifnya sakit hati. Tersangka mengaku sering mendapat caci maki dari korban,” jelas Kapolres.

Puncak pertengkaran terjadi saat korban mengusir tersangka dari rumah sambil mengacung-acungkan gergaji dan berteriak. Melihat situasi tersebut, tersangka mendorong korban hingga masuk ke kamar.

Saat korban terjatuh, tersangka sempat mencekik korban menggunakan tangan dan bantal. Tak berhenti di situ, tersangka kemudian melihat gunting dan langsung menusukkannya ke leher kanan korban sebanyak tiga kali serta dua kali ke bagian perut kanan.

“Penusukan dilakukan saat korban masih hidup. Dari hasil otopsi, korban meninggal akibat kekerasan di bagian leher yang menyebabkan korban mati lemas karena terhentinya oksigenasi,” terang AKBP Kalfaris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melakukan aksinya, tersangka melarikan diri bersama anaknya yang masih berusia satu tahun. Namun, pelariannya tidak berlangsung lama. Dalam waktu sekitar 2,5 jam, tersangka berhasil ditangkap di wilayah Tulungagung sebelum sempat kabur lebih jauh ke Tangerang. Penangkapan tersangka melibatkan koordinasi dengan Polres Tulungagung.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 46 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun. (min/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT