GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Hasil Tembakau Sedang Goyah, Wamenaker Afriansyah: Ada 6 Juta Pekerja yang Harus Dipertahankan

Wamenaker, Afriansyah Noor, menegaskan bahwa pemerintah harus menjaga keberlangsungan IHT sebagai sektor padat karya yang masih menyerap jutaan tenaga kerja.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:12 WIB
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, menegaskan bahwa pemerintah harus menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau (IHT) sebagai sektor padat karya yang masih menyerap jutaan tenaga kerja.

Menurutnya, meskipun industri ini disebut sebagai sunset industry, negara tidak boleh lepas tangan terhadap nasib jutaan buruh yang bergantung pada sektor tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, yang jelas tadi kita bicara soal IHT, industri hasil tembakau. Nah, kaitannya bagaimana industri padat karya ini yang sekarang sudah ada dari sudah lama ya. Ini kan industri yang sekarang kita kandarikan industri sunset. Jadi yang tadinya puncak, sekarang menurun. Jadi tinggal, ya saat inilah yang kita lihat,” ujar Afriansyah di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

Ia menekankan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan terus memantau dinamika industri tembakau, terutama dalam konteks ketenagakerjaan. Upaya dilakukan agar para pekerja di sektor ini tetap memiliki jaminan keberlanjutan hidup, meskipun menghadapi tekanan regulasi dan penurunan produksi.

“Nah, tentunya kami dari Kementerian Ketenagakerjaan sangat memperhatikan bagaimana proses ketenagakerjaan yang berasumsi kepada padat karya. Sehingga teman-teman yang berada di industri hasil tembakau ini bisa betul-betul, bisa berkelanjutan dan bisa melanjutkan hidupnya di ke depan harinya,” jelasnya.

Afriansyah menuturkan, pemerintah sedang menyiapkan berbagai skema kebijakan, termasuk reskilling dan upskilling, untuk memberikan kemampuan baru bagi pekerja yang terdampak perubahan industri tembakau.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas peluang kerja bagi buruh yang kehilangan pekerjaan akibat penurunan aktivitas produksi.

“Nah, ini yang tentunya tadi kita diskusikan soal cukai, soal ketenagakerjaan. Bagaimana setelah mereka tidak lagi misalkan dampaknya terjadi pada tembakau atau pabrik rokok ya. Nah, mereka bagaimana? Kami dari Kementerian sedang menyiapkan aturan-aturan yang memang sudah berlaku. Misalkan reskilling, upskilling. Kemudian mereka juga bisa kita tambah dengan skill yang baru ya untuk peningkatan kehidupan mereka,” terangnya.

Namun, Afriansyah juga berharap industri tembakau tetap bisa dipertahankan sebagai bagian dari tradisi ekonomi nasional yang telah berlangsung turun-temurun. Ia menilai sektor ini masih penting bagi penyerapan tenaga kerja di daerah-daerah penghasil tembakau.

“Jadi, tapi di sini juga saya berharap banyak ya. Karena tradisi kita yang tembakau ini kan bagian sudah turun-temurun ya dari zaman dahulu. Nah, tentunya dengan industri tembakau ini kalau bisa, masih bisa dipertahankan. Sehingga padat karya ini bisa bertahan juga bagaimana serapan tenaga kerjanya bisa terjamin dan tidak terkendala dengan adanya regulasi yang dikerahkan nantinya,” ujar Afriansyah.

Afriansyah menegaskan, hingga kini terdapat sekitar enam juta tenaga kerja yang bergantung pada industri hasil tembakau, mulai dari petani hingga pekerja pabrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada enam juta tenaga kerja di dalam industri hasil tembakau ini. Jadi, kita harus mempertahankan ini,” tegasnya.

Menurut Afriansyah, keberlangsungan industri hasil tembakau bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal tanggung jawab sosial negara untuk melindungi pekerja dan keluarganya dari ancaman kehilangan mata pencaharian. (agr/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral