News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menguak Tabir Viralnya Mahar Rp3 M, Mulai Tuntutan Pelunasan Vendor Pernikahan Mbah Tarman Hingga Keluarga Bicara Cek

Mbah Tarman (74), begitu warganet menyebut nama seorang lelaki paruh baya yang viral di media sosial terkait mahar pernikahan dengan sebuah mahar Rp3 M
Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:13 WIB
Menguak Tabir Viralnya Mahar Rp3 Miliar, Mulai Tuntutan Pelunasan Vendor Pernikahan Mbah Tarman Hingga Bukamnya keluarga
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mbah Tarman (74), begitu warganet menyebut nama seorang lelaki paruh baya yang viral di media sosial terkait mahar pernikahan dengan sebuah mahar Rp3 M berupa cek

Tak hanya menyedot perhatian warganet, tetapi kisah pernikahan Mbah Tarman dengan Shiela Arika (24), yang merupakan warga Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Rabu (8/10/2025), juga menuai komentar dari warganet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, kisah ini juga menjadi perbincangan publik. Hal ini tak lain, karena mahar atau maskawin yang bernilai begitu fantastis. 

Lantas, bagaimana sebenaranya kisah tersebut?

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pihak tvOnenews.com mencoba menguak tabir kisah tersebut. 

Di balik viralnya kisah itu, kabar yang beredar, pihak vendor pernikahan mereka kini menuntut pelunasan.

Bahkan, sejumlah vendor mengaku belum menerima pelunasan terkait acara pernikahan Mbah Tarman dan Shiela Arika.

Seperti kabar video yang beredar di media sosial, pesta pernikahan Mbah Tarman dan Shiela sebelumnya berlangsung megah dan mewah.

Bahkan, para tamu undangan tidak diperbolehkan memberikan amplop.

Di sisi lain, sejumlah vendor yang terlibat dalam penyelenggaraan acara, termasuk penyedia jasa video shooting dan dekorasi pelaminan, mengaku belum menerima pembayaran atas jasa mereka.

Padahal, seluruh pekerjaan telah diselesaikan sesuai kontrak kerja dan perjanjian awal.

“Kami sudah menyelesaikan dokumentasi acara dari awal hingga akhir sesuai permintaan klien, tapi hingga sekarang belum ada pelunasan,” beber salah satu vendor video yang enggan disebut namanya kepada wartawan, dikutip pada Minggu (12/10/2025).

Selain itu, vendor dekorasi pelaminan menyampaikan keluhan serupa. 

Mereka mengaku, mengeluarkan biaya besar demi memenuhi permintaan pesta megah dengan tema elegan di salah satu resort tepi pantai Pacitan.

Bahkan hingga kini, kabarnya mereka juga belum menerima pembayaran secara penuh. 

“Kami bekerja profesional. Kami hanya ingin hak kami dibayarkan sesuai kesepakatan,” ucap salah satu pemilik usaha dekorasi asal Solo.

Saat ini, pihak keluarga Tarman maupun Shiela belum memberikan keterangan terkait tunggakan pembayaran kepada vendor pernikahan.

Panitia penyelenggara dan koordinator acara juga memilih bungkam, dengan alasan masih menunggu klarifikasi dari keluarga kedua mempelai.

Kemudian, dikutip dari Surya.co.id, Mbah Tarman sempat bagi-bagi rezeki kepada para tamu undangan yang hadir ke pernikahannya dengan Shiela Arika.

Kepala Dusun Sidodadi, Sularno, membenarkan para tamu undangan pernikahan Mbah Tarman dan Sheila turut ketiban rezeki.

Bahkan, mereka mendapat souvenir berupa amplop berisi uang tunai Rp100 ribu.

Ia menyebut, sekitar 300 orang menerima amplop tersebut, mulai dari tamu undangan, para pekerja acara, hingga kerabat yang hadir.

Dari informasi yang beredar, uang dalam amplop tersebut merupakan pemberian Tarman, yang kemudian dibagikan oleh pihak keluarga mempelai perempuan.

Di sisi lain, mencuat terkait sosok Mbah Tarman, yang diduga pernah terjerat dalam kasus penipuan barang antik berupa samurai pada 2022 silam.

Bahkan, kabar ini dibenarkan oleh Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo.

Menurut AKBP Wahyu, perkara tersebut, telah diproses secara hukum dan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri.

“Benar, (Tarman) pernah ditangani Satreskrim Polres Wonogiri terkait Pasal 378 KUHP tentang penipuan barang antik berupa samurai,” bebernya, Sabtu (11/10/2025).

“Atas perkara itu, Tarman sudah menjalani proses hukum di Polres Wonogiri pada Februari 2022 dan telah menjalani hukuman sekitar dua tahun sesuai vonis pengadilan,” jelasnya.

Selain itu,  Kepala Desa Ngepungsari, Paryanto jelaskan, sebelum menikahi Shiela Arika, Tarman ternyata pernah menikahi seorang perempuan asal Dusun Talang, Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Namun, pernikahan Tarman dan perempuan tersebut telah berakhir. Selain itu, Mbah Tarman disebut sempat bekerja sebagai sopir.

Bahkan, Tarman dikenal warga sebagai seorang sopir, yang kemudian mengaku merintis bisnis klenik bertema “Samurai”.

"Dia awalnya sopir, namun punya bisnis klenik (Samurai) dan menikah dengan warga kami (Dusun Talang, Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar) tahun 2019," ujar Paryanto kepada awak media, Jumat (10/10/2025).

Lanjutnya menceritakan, ulunya setelah menikah, rumah yang Tarman tinggali bersama istri semakin sering didatangi mobil-mobil dari luar kota.

"Saat nikah dengan warga Dusun Talang, banyak mobil dari luar kota ke sini, hingga sampai dia terjerat kasus hukum di Wonogiri," jelasnya.

Saat Tarman mendekam di balik jeruji, istri yang dinikahinya pada 2019 silam itu menggugat cerai.

Mertua Mbah Tarman Angkat Bicara

Usai pernikahan mereka viral, muncul isu Mbah Tarman kabur dan memalsukan cek senilai Rp3 miliar. Tetapi, isu kaburnya Mbah Tarman itu sudah dibantah oleh sang mertua.

Ibu dari Shiela Arika, Kana Kumalasari, mengatakan saat ini Kakek Tarman dan istrinya sedang bulan madu.

“Ndak kabur, hoaks itu. Tidak kabur mereka (Tamar dan Shiela Arika) itu bulan madu, mereka menyebutnya honeymoon,” katanya.

Bahkan Kana akui, sempat melakukan video call bersama Shiela. Menurutnya, anaknya terlihat bahagia lantaran sedang bulan madu.

“Sekali lagi ya tidak kabur, mereka honeymoon. Pamitan lo sama saya,” jelasnya.

Kemudian disinggung soal keaslian cek senilai Rp3 miliar, Kana Kumalasari mengaku percaya pada anaknya terkait keaslian cek senilai Rp3 miliar yang diberikan Kakek Tarman.

“Untuk cek saya percaya anak saya, sudah itu,” bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkapkan, maskawin yang diberikan Tarman kepada anaknya memang berupa cek senilai Rp3 miliar, bukan uang tunai.

“Mengenai mahar cek ya iya maharnya cek. Berupa cek bukan cash memang iya,” bebernya. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral