News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekam Jejak Kriminal Mbah Tarman Terungkap Usai Viral Nikahi Gadis 24 Tahun di Pacitan, Tak Disangka Ia Mantan Napi Kasus Pedang Samurai

Setelah viral gara-gara menikahi gadis 24 tahun dengan mahar Rp3 miliar, lansia di Pacitan, Mbah Tarman kini disebut-sebut pernah jadi napi kasus pedang samurai
Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:55 WIB
Mbah Tarman dan Sheila
Sumber :
  • Instagram @av.mediaku

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap rekam jejak kriminal Mbah Tarman (74) seorang lansia yang menikahi gadis usia 24 tahun Bernama Sheila di Pacitan, Jawa Timur.

Belakangan ini media sosial ramai dengan pernikahan beda usia 50 tahun antara Mbah Tarman dan Sheila. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan usia tentu menjadi hal mencolok dari pernikahan ini. Namun, mahar yang diberikan Mbah Tarman juga turut jadi perhatian lantaran angkanya fantastis yakni Rp3 miliar.

Menguak Tabir Viralnya Mahar Rp3 Miliar, Mulai Tuntutan Pelunasan Vendor Pernikahan Mbah Tarman Hingga Bukamnya keluarga
Menguak Tabir Viralnya Mahar Rp3 Miliar, Mulai Tuntutan Pelunasan Vendor Pernikahan Mbah Tarman Hingga Bukamnya keluarga
Sumber :
  • istimewa

 

Setelah viral di media sosial, perlahan terungkap sosok Mbah Tarman yang menjadi perhatian itu, termasuk soal masa lalunya sebagai mantan narapidana (napi).

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Wonogiri, dengan nomor perkara 47/Pid.B/2022/PN Wng, terungkap rekam jejak pria lansia tersebut.

Diketahui, Mbah Tarman pernah ditahan karena kasus penipuan tahun 2016 lalu terkait sebuah pedang samurai senilai Rp20 triliun.

Mulanya, seseorang bernama Kamid yang menjadi korban dalam kasus ini diperkenalkan dengan Mbah Tarman oleh seorang teman.

Perkenalan ini dilakukan karena pria lansia itu mengaku memiliki pedang samurai yang jika dijual harganya Rp20 triliun.

Dirinya kemudian meminta bantuan Kamid untuk menjual pedang tersebut dengan cara membayar uang operasional serta kebutuhan lainnya.

Di dalam keterangan di SIPP PN Wonogiri, disebutkan bahwa Kamid dijanjikan uang bagian dari hasil penjualan pedang samurai tersebut senilai Rp3 triliun.

"Apabila saksi Kamid mau membantu biaya-biaya operasional jual beli pedang samurai dan kebutuhan hidup terdakwa Tarman, maka saksi Kamid akan di beri uang hasil penjualan pedang samurai tersebut sejumlah Rp.3.000.000.000.000," tulis keterangan yang tercantu, di SIPP, dikutip Selasa (14/10/2025).

Disebutkan pula bahwa Mbah Tarman mengaku sudah menerima uang Rp30 miliar bonus dari penjualan pedang samurai itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama proses pencairan, Kamid juga sempat diajak Tarman keliling bank untuk mendapatkan sisa uang yang akan dibayarkan.

Kepada Kamid, pria lansia itu mengatakan proses pencairan harus melalui berbagai bank, mulai dari yang terdapat di Wonogiri, hingga Yogyakarta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral