News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Dua Oknum TNI Diduga Jual Amunisi ke Warga Puncak Jaya, Kadispenad Angkat Bicara

Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana angkat bicara soal dugaan keterlibatan oknum TNI dalam praktik peredaran amunisi ilegal di Kabupaten Puncak Jaya.
Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:33 WIB
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana
Sumber :
  • tvOnenews - Ad

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana angkat bicara soal dugaan keterlibatan oknum TNI dalam praktik peredaran amunisi ilegal di Kabupaten Puncak Jaya.

Jenderal TNI Bintang Satu ini menegaskan bahwa dirinya tidak meragukan mengenai militansi dan nasionalisme prajurit TNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau saya sih, tidak ada ya yang diragukan terkait dengan militansi dan nasionalisme para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI),” kata Wahyu, di Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (3/10/2025).

Sementara itu Wahyu menegaskan bahwa jika nantinya ada prajurit yang terbukti terlibat dalam peredaran amunisi ilegal, tentunya akan ada pertimbangan yang dilakukan pihak TNI.

“(Jika terbukti) Pasti ada pertimbangannya. Pasti ada hal teknisnya,” tukas Wahyu.

“Silahkan nanti tanya ke Puspen TNI ya. Tapi saya hanya menggarisbawahi, tidak ada yang perlu diragukan dari nasionalisme dan militansi prajurit TNI,” sambungnya.

Untuk diketahui, melansir dari Viva.co.id, Satgas Damai Cartenz-2025 kembali mengungkap praktik peredaran amunisi ilegal di Papua. Kali ini, kasus terjadi di Kabupaten Puncak Jaya dengan dugaan keterlibatan dua oknum anggota TNI.

Dalam video Instagram @feedgramindo, tampak dua pria yang diduga anggota TNI sedang melakukan transaksi amunisi di Kampung Karubate, Distrik Muara pada Senin, 29 September 2025.

Aksi oknum tersebut diketahui tim gabungan Satgas Tindak, Gakkum, dan Intelijen yang sudah mencurigai gerak gerik keduanya.

Dalam narasi unggahan disampaikan bahwa kedua oknum tersebut diduga anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, yaitu Kapten Su yang menjabat Dantim BAIS serta Prada Yg. 

Dari tangan pembeli, tim berhasil mengamankan satu kantong plastik biru berisi 12 butir amunisi. Rinciannya, 6 butir kaliber 9 mm, 2 butir kaliber 7,62 mm, dan 4 butir kaliber 5,56 mm. Barang bukti itu kemudian dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua pembeli yang diamankan adalah Hogen Gire (32), warga Karubate, Distrik Muara, serta Erek Enumbi (18), seorang pelajar asal Tingginambut. Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Puncak Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dalam keterangan awal kepada penyidik, Hogen Gire mengaku harga amunisi yang ditawarkan bervariasi. Paket 30 butir dipatok Rp5 juta, 15 butir Rp3 juta, sementara 12 butir dijual Rp2 juta.  (ars/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT