News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Depresi, Penyakit Arya Daru sebelum Meninggal Akhirnya Terungkap, Ternyata Selama Ini Idap...

Pihak kuasa hukum dan keluarga Arya Daru akhirnya angkat bicara soal penyakit yang diidap oleh sang diplomat muda tersebut, sebelum ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya.
Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:51 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Keluarga diplomat muda Arya Daru Pangayunan akhirnya angkat bicara setelah 40 hari tragedi kematiannya yang masih menyisakan misteri.

Pada 8 Juli 2025, Arya ditemukan meninggal di kamar kosnya, dengan kondisi wajah dan kepala terlilit lakban kuning.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun polisi sempat menyimpulkan bahwa Arya Daru meninggal karena mengakhiri hidupnya sendiri, keluarga merasa masih ada kejanggalan.

Diplomat Arya Daru Pangayunan & Istri, Meta Ayu Puspitantri
Diplomat Arya Daru Pangayunan & Istri, Meta Ayu Puspitantri
Sumber :
  • Instagram Arya Daru

 

Keluarga juga mempertanyakan hal tersebut, terutama karena riwayat ponsel Arya yang disebutkan polisi terakhir kali aktif pada 21 September 2022, jauh sebelum tanggal kematiannya.

Kesimpulan polisi, mengenai motif tewasnya sang diplomat, didasarkan pada email yang diduga dikirim Arya ke lembaga layanan dukungan bagi individu yang mengalami tekanan emosional, keputusasaan, hingga risiko bunuh diri.

Dalam pemeriksaan forensik, tim menemukan adanya pengiriman email dari alamat [email protected], yang diduga milik Arya, kepada lembaga tersebut.

“Kami menemukan dua segmen email yang relevan. Segmen pertama berlangsung dari 20 Juni hingga 20 Juli 2013. Dalam email-email tersebut, Arya menyampaikan alasan dan keinginannya untuk mengakhiri hidup,” ungkap Perwakilan Tim Penyelidik Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, Ipda Saji Purwanto, Selasa (29/7/2025) lalu.

Ia juga menambahkan bahwa segmen kedua ditemukan pada periode 24 September hingga 5 Oktober 2021, dimana ditemukan ada sembilan email.

“Isi email pada periode ini menunjukkan niat yang semakin kuat untuk melakukan bunuh diri karena permasalahan yang dihadapi,” bebernya.
{{imageId:359361}}

Namun, pihak keluarga Arya Daru saat menggelar konferensi pers bersama kuasa hukumnya di Yogyakarta pada Sabtu (23/8/2025) menyatakan, bahwa bukan depresi yang diidap sang diplomat muda sebelum meninggal dunia, melainkan beberapa penyakit serius.

Pihak kuasa hukum keluarga Arya Daru, Dwi Librianto memaparkan, bahwa Meta Ayu Puspitantri atau Pita, istri Arya, mengetahui bahwa suaminya mengidap penyakit kolestrol yang sudah cukup lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pita mengetahui Daru sedang sakit kolesterol sejak sekitar 4 sampai 5 tahun ini," ujar Dwi Librianto, dikutip dari YouTube tvOneNews pada Sabtu (23/8/2025).

Pihak kuasa hukum keluarga Arya Daru, Dwi Librianto dalam konferesi pers yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (23/8/2025).
Pihak kuasa hukum keluarga Arya Daru, Dwi Librianto dalam konferesi pers yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (23/8/2025).
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral