Pengakuan Teman Satu Angkatan Jokowi Soal Tudingan Ijazah Palsu, Tak Disangka Mantan Presiden Itu Dikenal Sebagai Sosok yang...
- Tangkapan layar tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Tudingan ijazah palsu terhadap Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berbuntut panjang. Kini, salah satu teman seangkatannya di Fakultas Kehutanan UGM angkat bicara.
Diwawancarai secara eksklusif oleh tvOne, teman seangkatan Jokowi, Mustoha Iskandar buka suara soal tudingan ijazah palsu yang ditujukan kepada temannya itu.
Mustoha menjelaskan, Jokowi dan dirinya sama-sama masuk Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1980.
Namun, Jokowi lulus lebih dulu yaitu tahun 1985, sementara dirinya lulus belakangan yaitu 1986.
Ia menegaskan, selama berkuliah kerap berinteraksi dan beraktivitas bersama ayah Gibran Rakabuming Raka tersebut.
Tak cuma urusan perkuliahan, saat menghabiskan waktu di luar kuliah pun ia mengaku kerap melakukannya bersama Jokowi.
"Pak Jokowi itu orangnya kan sederhana ya, humble, enggak banyak bicara tapi banyak kawan," kata Mustoha, dalam Kabar Petang tvOne, dikutip Minggu (18/5/2025).
Ia juga membeberkan fakta baru tentang keseharian mantan presiden itu selama berkuliah di Fakultas Kehutanan UGM.
Seperti yang disebutkannya, pria yang juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo itu lulus lebih dulu daripada teman-teman satu angkatannya.
Mustoha menjelaskan, mantan politikus PDIP itu rajin belajar sehingga bisa lulus lebih cepat.
"Jadi dari generasi angkatan 80, Pak Joko Widodo ini termasuk generasi pertama yang lulus," katanya menjelaskan.
Bisa dibilang, Jokowi adalah sosok yang berprestasi selama berkuliah karena bisa lulus cepat.
"Tentu (berprestasi) kalau ukuran kelulusan waktu itu menjadi ukuran mahasiswa berprestasi, Pak Jokowi itu termasuk berprestasi ya, lebih cepat dari teman-teman yang lain lulusnya," ujar dia lagi. (iwh)
Load more