Dubes Rusia: BRICS Dukung Kolaborasi Internasional Perguruan Tinggi di Indonesia
- IST
Jakarta, tvOnenews.com – Dalam konteks bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS pada 6 Januari 2025, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, menekankan peran strategis BRICS dalam memperkuat jejaring pendidikan dan kolaborasi internasional.
Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar Internasional bertajuk "Navigating Global Complexity: Diplomacy, Discourse, and Justice in Today's World" yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) di Jakarta, Minggu (27/4/2025).
Dalam seminar yang dihadiri berbagai narasumber terkemuka, Dubes Tolchenov menyatakan keanggotaan Indonesia di BRICS adalah langkah signifikan untuk memperkuat posisi ekonomi dan diplomatiknya di panggung global.
"BRICS merupakan platform yang membuka peluang kerjasama di berbagai bidang, termasuk pendidikan, yang akan membantu negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam mengejar kemajuan bersama,” katanya.
Seminar ini juga menjadi ajang peluncuran program "USNI Global Classroom" yang dimulai oleh USNI dan Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA).
Program ini bertujuan untuk memperluas kemitraan pendidikan secara internasional, termasuk dengan negara-negara anggota BRICS dan kawasan Asia Tenggara.
“Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat menambah jumlah kampus yang terlibat, sehingga menciptakan jaringan pendidikan yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tambah Dubes Tolchenov.
“Kerja sama di bidang pendidikan adalah kunci untuk menghasilkan generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan global dan mempromosikan nilai-nilai persahabatan dan saling menghormati antarnegara,” katanya.
Dr. Sihar Sitorus, M.B.A., Rektor USNI, juga menegaskan komitmen universitas untuk mewujudkan visi pendidikan yang inklusif dan kolaboratif. “Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap dapat menjalin kemitraan yang lebih luas dengan perguruan tinggi di Rusia dan negara lainnya, membuka lebih banyak peluang untuk riset bersama dan program pertukaran.”
Dekan FISIP USNI, Assoc. Prof. Dr. Fahlesa Munabari, menambahkan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi kurikulum dan memperkuat jejaring institusi. "Kami menghargai dukungan dan partisipasi semua pihak dalam acara ini, yang menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi kompleksitas dunia saat ini."
Load more