News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut ART Dianiaya Majikan di Pulogadung, Ahmad Sahroni Akan Dorong Aturan Mengenai Hak ART

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengaku akan mendorong aturan untuk melindungi hak para asisten rumah tangga (ART). Hal itu merespons soal perkara..
Selasa, 15 April 2025 - 15:18 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahron
Sumber :
  • dok tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengaku akan mendorong aturan untuk melindungi hak para asisten rumah tangga (ART).

Hal ini merupakan respon atas kejadian yang menimpa seorang ART asal Banyumas yang menjadi korban penganiayaan majikannya di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini sebenarnya di Komisi IX tapi saya minta untuk memikirkan bagaimana hak dan tanggung jawab ART agar dia juga punya jaminan sosial, jaminan hak untuk mendapatkan apa yang menjadi haknya yang bersangkutan,” katanya, Selasa (15/4/2025).

Sahroni mengungkapkan, aturan yang akan didorong nantinya terkait upah bagi ART agar para ART tersebut mendapat gaji yang sesuai dengan standardisasinya.

“Nah standarnya apa sih misalnya kalau dia sebagai karyawan misalnya ada UMR. Jangan tiba-tiba minta sama pada biro jasa misalnya untuk pelayanan ART tapi tidak punya standarisasi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, aturan ini akan segera disampaikan ke Komisi IX DPR RI agar dapat dibahas untuk menjadi pertimbangan.

“Fraksi Nasdem untuk ini bekerja setelah masa sidang ini di Komisi IX, nanti saya akan sampaikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni mengapresiasi Polres Metro Jakarta Timur terkait pengungkapan kasus penganiayaan yang dilakukan majikan terhadap asisten rumah tangga (ART) di Pulogadung, Jakarta Timur.

Sahroni mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan respon cepat dari Polres Metro Jakarta Timur untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

“Ini kan gerak cepat yang dilakukan adalah bagaimana responsibilitas polres Jaktim untuk melakukan penegakan hukum apresiasi luar biasa,” katanya, Selasa (15/4/2025).

Sahroni menuturkan, gerak cepat yang dilakukan Polres Metro Jakarta Timur ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi para penegak hukum lainnya agar bertindak secara responsif terkait dengan aduan dari masyarakat.

“Ini menjadi contoh buat di seluruh wilayah hukum di Indonesia bahwa ada kejadian perkara amat sensitif yang terkait di wilayah Indonesia itu penegakan hukum, misalnya polres atau polsek secara gercep (gerak cepat) melakukan, tindakan hukum sesuai aturan,” tuturnya. (aha/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral