Kasus Pemerasan WN China, Wakil Ketua DPR: Era Prabowo Tidak Bisa Main-main!
- Syifa Aulia-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyoroti kasus pemerasan warga negara China oleh petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Dia mengapresiasi pemerintah langsung mengambil tindakan tegas dengan mencopot pejabat Imigrasi Bandara Soetta usai kasus pemerasan tersebut.
Adapun sekitar 30 pejabat telah dicopot oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) buntut 44 kasus pungutan liar kepada warga negara China.
“Sudah ditindak sama Menteri Hukum, sudah ada tindakan. Jadi itu bagus itu contoh buat yang lain,” tegas Adies di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2025).
Adies pun mengingatkan bahwa era pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto tidak bisa bekerja dengan main-main, terutama melakukan korupsi. Sebab, Prabowo sudah berkomitmen untuk memberantas korupsi.
“Sekarang era Prabowo tidak bisa main-main. Jadi jangan main peras-peras itu, yang main peras-peras itu konsekuensi akan dipecat,” kata dia.
Lebih lanjut, politisi Partai Golkar ini berharap seluruh lembaga maupun kementerian dapat menjadikan kasus itu sebagai pelajaran. Agar tidak ada lagi pihak yang melakukan tindakan sewenang-wenang, khususnya korupsi.
“Jadi ini pelajaran buat yang lain dan seluruh institusi, bukan hanya berlaku di imigrasi, semua institusi kementerian di dalam pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Adies. (saa/iwh)
Load more