Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Warga Diimbau Hindari Zona Bahaya
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan jika Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (23/1/2025) kembali erupsi sebanyak tiga kali.
Pada erupsi pertama kolom abu teramati berada kurang lebih pada 800 m di atas puncak atau sekitar 2.384 mdpl. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat daya.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 13 detik.
Selanjutnya, pada erupsi kedua kolom abu teramati berada kurang lebih pada 500 m di atas puncak atau sekitar 2.084 mdpl. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tipis condong ke arah selatan dan barat daya.
Dalam keterangan itu, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi kurang lebih 3 menit 8 detik.
Pada erupsi ketiga kolom abu teramati berada kurang lebih pada 700 m di atas puncak atau sekitar 2.284 mdpl. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah selatan dan barat daya.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 22 detik.
Merespons hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas di zona radius bahaya Gunung Lewotobi Laki-laki yang direkomendasikan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Sehingga seluruh masyarakat dilarang untuk beraktivitas, beraktivitas saja tidak boleh apalagi berdiam di radius itu, dan larangan itu khusus untuk enam desa yakni Desa Nobo, Dulipali, Klatanlo, Hokeng Jaya, dua dusun di Desa Boru, dan Desa Nawakote," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Flores Timur, Petrus Pedo Maran dilansir dari Antara, Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Ia menyampaikan hal tersebut menanggapi sejumlah penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada siang hari yang masih melakukan aktivitas pertanian dan peternakan di radius bahaya Gunung Lewotobi Laki-laki.
Saat ini status gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada status level III atau siaga, sehingga masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya - Utara - Timur Laut sejauh enam Km.
Load more