News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dies Natalis HMI ke-77 Dihadiri Tokoh Nasional, Begini Intruksi untuk Seluruh Kader

Hari jadi atau Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-77 dihadiri sejumlah tokoh nasional hingga deretan menteri.
Kamis, 7 Maret 2024 - 02:17 WIB
Dies Natalis HMI ke-77 Dihadiri Tokoh Nasional, Begini Intruksi untuk Seluruh Kader
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hari jadi atau Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-77 dihadiri sejumlah tokoh nasional hingga deretan menteri.

Pengurus Besar (PB) HMI menggelar malam puncak hari jadi dengan tema 'Bakti HMI untuk Indonesia' di Pos Block, Jakarta, Selasa (5/3/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deretan tokoh nasional yang hadir dalam acara itu, yakni Menteri Koordinator PMK Muhadjir Efendy, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito Ariotedjo.

Lalu Koordinator Presidium MN Kahmi Ahmad Doli Kurnia beserta jajaran, Kepala Kepolisi Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo, Direktur Pos Indonesia dan Ketua Umum OKP.

Ketum PB HMI Bagas Kurniawan dalam pidatonya menyampaikan bahwa berkat dorongan dan gerakan-gerakan kader pendahulu, HMI telah bertransformasi menjadi organisasi terbesar di Indonesia.

"Dies Natalis HMI ke-77 ini adalah momentum untuk kita melakukan perbaikan-perbaikan sekaligus muhasabah organisasi, HMI sebagai organisasi gerakan Intelektual Muslim harus selalu tampil dengan kreativitas dan inovasi," kata dia.

"HMI sebagai gerakan Intelektual Muslim harus mendorong kualitas kadernya karena kedepan yang menentukan bagaimana organisasi besar ini berlabuh itu adalah kita," lanjutnya.

Bagas lantas menyinggung sosok almarhum Nurchokis Madjid sebagai cendikiawan Islam bukan hanya aset HMI, melainkan bangsa Indonesia.

"Cak Nur memberikan fondasi dan navigasi untuk HMI, bahwa HMI sebagai gerakan Intelektual yang berbasis keislaman keindonesia dan modernisme, yaitu perjuangan untuk terus menjadi organisasi yang berbasis pada kemajuan," jelasnya.

Dia mengingatkan, bahwa saat ini HMI telah memasuki tantangan zaman yang baru.

Menurutnya, zaman dahulu berjuang dengang mengangkat senjata, berperang ideologi dengan nilai-nikai Keindonesiaan.

"Kader (HMI) hari ini dihadapkan pada kompetisi bebas dan diharapkan mampu menciptakan peluang hingga pada tahun 2045 yang akan datang," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagas berharap HMI sebagai organsisasi Intelektual harus terus menjaga dan menjadi navigator peradaban,

"Kader HMI harus memiliki 5 knowledge dimension untuk bisa beradaptasi yaitu Dimensi Individu, dimensi organisasi, dimensi pengetahuan kedaerahan, dimensi ke Indonesiaan dan terakhir dimensi Isu Global," ujarnya.(lpk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT