Masa Bodoh Kalah Pangkat dengan 'Penyiksa' Anak Tercinta, Ayah Prada Lucky Ucap Sumpah Serapah Tidak Takut dan Bakal...
- Frits Floris/tvOne
Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun yang bisa membungkam suaranya.
“Tidak ada yang berani tutup mulut saya, siapapun itu. Untuk kebenaran, untuk keadilan,” ujarnya dikutip dari YouTube Liputan6.
Bahkan, Serma Christian Namo mengaku siap mempertaruhkan nyawanya demi mengejar para pelaku.
“Berani sentuh saya? Nyawa saya taruhan kok. Saya mati dulu baru masalah ini selesai. Selama saya hidup, saya kejar terus,” tandasnya.
Dalam pernyataannya yang penuh emosi, ayah Prada Lucky menyebut bahwa ia tidak takut berhadapan dengan siapa pun, meskipun berpangkat perwira.
“Siapa berani tes mulut saya? Ayo sini, saya lawan. Demi keadilan, saya tentara, silakan jalur tentara. Mengurus keadilan saya mengurus HAM saya sebagai manusia. Dan nyawa saya taruhannya,” tegasnya lagi.
Ia juga berharap para pelaku diberikan hukuman yang setimpal agar tidak ada korban berikutnya.
“Kalau bisa semua dihukum mati, biar tidak ada Lucky Lucky yang lain. Ingat bapak, anak tentara saja dibunuh kok, bagaimana yang lain?,” ujarnya.
Bagi Serma Christian Namo, perjuangan ini bukan sekadar membela anaknya, tetapi juga membela martabat dan kemanusiaan.
“Saya kasih tahu, hidup sekali, mati sekali. Cari nama saya. Saya tidak punya kekuatan, tapi keadilan. Jangankan manusia, Tuhan saja mendukung kok. Yang penting berani. Saya tidak pernah takut siapapun, kecuali Tuhan,” pungkasnya.
Saat ini, empat prajurit telah ditahan oleh Sub Denpom IX/1-1 Ende, namun penyelidikan masih berlangsung.
TNI AD menegaskan tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang mengakibatkan kematian Prada Lucky.
(anf)
Load more