News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Jenis Instrumen Investasi yang Cocok untuk Generasi Muda

Usia 20-an merupakan waktu yang krusial untuk membangun dasar keuangan yang solid. Bagaimana kamu mengelola keuangan selama periode ini dapat memiliki dampak besar pada situasi finansial di masa depan.
Jumat, 24 Mei 2024 - 14:07 WIB
Refleksi pegawai memotret layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/4/2023).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Usia 20-an merupakan waktu yang krusial untuk membangun dasar keuangan yang solid. Bagaimana kamu mengelola keuangan selama periode ini dapat memiliki dampak besar pada situasi finansial di masa depan. Mulailah membangun pondasi keuangan yang kuat sejak usia 20-an dengan mengelola uangmu dengan bijak, berikut adalah beberapa tips mengelola keuangan di usia 20-an.
1. Hindari Penggunaan Kartu Kredit
Pada dasarnya kartu kredit adalah utang yang ditawarkan oleh bank kepada nasabahnya dan akan ditagih secara otomatis di tanggal tertentu yang telah disepakati. Penting untuk menghindari penggunaan kartu kredit, Sahabat. Meskipun kartu kredit menawarkan berbagai bonus atau promo yang menggiurkan, penggunaannya yang tidak tepat bisa membuatmu terjebak dalam hutang. Selain itu, penggunaan kartu kredit juga dapat merugikan karena kamu akan dikenakan bunga atas kredit yang digunakan. Juga, sebaiknya jangan menggunakan kartu kredit untuk situasi darurat

Sebaiknya, siapkan dana darurat yang memadai sebagai alternatifnya. Disisi lain, penggunaan kartu kredit bisa tepat guna jika kamu punya cash flow yang stabil, atau kamu punya pendapatan yang tetap dan tidak telat membayar tagihan dari kartu kredit tersebut. Sehingga tidak ada bunga atau denda yang perlu dikeluarkan untuk membayarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 2. Memulai Menabung untuk Masa Pensiun
Meskipun terkadang terasa bahwa usia 20-an masih terlalu dini untuk memikirkan dana pensiun, namun sebenarnya ini adalah saat yang tepat untuk memulainya. Mengapa demikian? Karena pada usia ini, kita biasanya belum memiliki banyak tanggungan finansial seperti biaya pendidikan anak, cicilan rumah, dan sebagainya. Dengan memulai menabung untuk masa pensiun sedini mungkin, kita akan memiliki lebih banyak waktu untuk mengumpulkan dana yang cukup untuk masa depan. Meskipun saat ini banyak generasi sandwich yang bekerja untuk menanggung biaya keluarganya, kamu harus bisa menyisihkan uang untuk ditabung. 

Agar dimasa tua nanti kamu tidak membebani anak-anakmu atau keluargamu. Jika saat ini kamu menabung uang, kemungkinan nilainya akan turun setiap tahun. Ada baiknya tabungan itu dalam bentuk investasi, baik emas, deposito maupun saham. Jika kamu masih pemula atau awam dalam hal ini, sebaiknya memilih yang lebih mudah dan aman. Reksadana adalah pilihan aman. Prosesnya akan dilakukan oleh profesional, kamu cukup menyiapkan uang untuk investasinya saja. Kamu bisa memilih berbagai macam reksadana terbaik 2024 yang diawasi langsung oleh OJK.

3. Membuat Rencana Keuangan dan Menetapkan Tujuan Finansial
Penting untuk memiliki tujuan keuangan yang jelas agar dapat mengelola uang dengan lebih baik. Buatlah berbagai tujuan keuangan yang ingin dicapai, seperti memiliki tabungan darurat, merencanakan pernikahan, membeli rumah, atau merencanakan masa pensiun. Setelah menetapkan tujuan-tujuan tersebut, identifikasi langkah-langkah konkret yang perlu diambil untuk mencapainya. Buatlah rencana keuangan yang rinci dan terperinci mulai dari sekarang hingga masa depan, sehingga dapat membantu dalam mengatur keuangan dengan lebih efektif.

4. Menabung untuk Membeli Rumah
Tak ada kata terlalu cepat untuk menabung. Memulai menabung sejak dini adalah langkah cerdas untuk mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Usia 20-an adalah waktu yang tepat untuk mulai mengalokasikan sebagian dana untuk tabungan ini karena pada usia ini, biasanya tanggungan finansial belum begitu banyak. Misalnya, belum memiliki tanggungan biaya pendidikan anak dan hal-hal lainnya.

tvonenews

5. Persiapkan Dana Darurat
Penting juga untuk mempersiapkan dana darurat sejak dini. Dana darurat ini sangat penting untuk menutupi biaya-biaya tak terduga seperti kecelakaan, biaya kesehatan, dan lain sebagainya. Nilai dari dana darurat ini biasanya sebesar dengan 12 kali dari pengeluaran di setiap bulannya. Yaitu jika pengeluaran Anda bernilai 4 juta rupiah, maka jika dikali dengan 12 menjadi 48 juta rupiah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Membuat Rencana Keuangan Bulanan
Sangat penting untuk membuat rencana keuangan setiap bulan. Rencana keuangan ini membantu kamu dalam mengatur bagaimana kamu akan menggunakan uang yang kamu miliki. Dengan adanya rencana keuangan, kamu dapat melacak setiap pengeluaran yang kamu lakukan dan menghindari pengeluaran yang berlebihan atau konsumtif.

7. Memilih Instrumen Investasi yang Tepat
Jika kamu masih berusia 20-an dan sudah berpenghasilan, ada baiknya bijak dalam mengelola keuangan dengan memilih instrumen investasi yang tepat. Jangan mengambil resiko terlalu tinggi jika belum memiliki ilmunya. Pelajari lebih dahulu sebelum memilih instrumen investasi. Nah! salah satu yang aman dan tepat  ada di reksadana syariah di makmur.id. Meskipun ada banyak instrumen yang bisa kamu pilih, reksadana syariah bisa menjadi solusi utama bagi investor pemula. Keuntungan yang didapatkan memang tidak terlalu besar. Namun jika rugi, investor tidak terlalu dirugikan. Ada lagi instrumen yang bisa menjadi pilihan bagi kamu investor pemula yaitu reksadana pasar uang di makmur.id.  Nah, itulah beberapa tips mengelola keuangan di usia 20-an yang dapat membantu kamu membangun fondasi finansial yang kuat.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral