News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terang-terangan Panji Gumilang Sang Dedengkot Ponpes Al Zaytun Sebut MUI Tidak Berakhlak, Ternyata Gara-gara….

Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, secara terang-terangan menyebut bahwa MUI tidak berakhlak. Hal ini lantaran MUI melakukan beberapa kesalahan terhadap
Selasa, 27 Juni 2023 - 14:58 WIB
Panji Gumilang (pemimpin Ponpes Al Zaytun) tengah memberikan penjelasan mengenai investigasi dan MUI
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al Zaytun-Official

Jakarta, tvOnenews.com – Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, secara terang-terangan melakukan penolakan untuk bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Diketahui Panji Gumilang sempat melakukan pertemuan dengan tim investigasi yang dibentuk oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Namun dalam pertemuan yang diselenggarakan di Gedung Sate, Jawa Barat (23/06), tersebut Panji Gumilang mengatakan bahwa ia enggan bertemu dengan MUI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata alasan Panji Gumilang geram lantaran Majelis Ulama Indonesia membuat beberapa pernyataan negatif mengenai Ponpes Al Zaytun.

"Sudah dikatakan komunis, dasarnya hanya TikTok. Kemudian mengatakan Al-Zaytun sesat, Itu namanya bukan tabayyun, MUI tidak mengerti akhlak tabayyun. Mengaku ulama, tapi mengartikan tabayyun saja sudah tidak tepat," ungkap Panji Gumilang dalam pernyataan resminya di kanal YouTube Al Zaytun Official (25/06).

Panji Gumilang bahkan juga mengatakan bahwa MUI menyebarkan kebencian dengan pernyataan-pernyataan yang diungkapkannya.

"Majelis Ulama ini sudah menanam kebencian terhadap Abdusalam Panji Gumilang dan Al-Zaytun. Banyak hal yang diungkapkan, pendidikannya baik namun pimpinannya komunis," ungkapnya lagi.

Saking geram terhadap MUI, Panji Gumilang bahkan juga mengatakan bahwa MUI tidak patut untuk diteladani. Alih-alih meneladani MUI, Panji Gumilang justru  menaruh kagum terhadap Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia.

"Yang pantas diteladani adalah Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia. jadi tidak ada itu mengklaim semuanya sehingga membawa kepada nilai-nilai khusus. Kemudian disempitkan lagi ke urusan fikih, halal-haram, kemudian memfatwai Al-Zaytun sesat, pimpinannya komunis," ungkapnya lagi.

Pesan Panji Gumilang Sang Pimpinan Ponpes Al Zaytun Terhadap Seluruh Rakyat Indonesia

Dalam pernyataan di kanal YouTube Al-Zaytun Official, Panji Gumilang juga memberikan pesan terhadap masyarakat Indonesia. Pesan tersebut berbunyi agar masyarakat Indonesia tidak terprovokasi dengan MUI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya berpesan bangsa Indonesia seluruhnya, jangan terprovokasi oleh sikap majelis ulama yang tidak berakhlak. Menuduh orang baru ber-tabayyun,” sebut Panji Gumilang.

Menurut Panji Gumilang, MUI juga melakukan kebohongan terkait sudah melakukan penelitian di Ponpes Al Zaytun. Pada MUI, Panji Gumilang mengatakan untuk jangan merasa pintar di Negara Pancasila.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral