news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Sulit Hafal Al-Quran kok Bisa Raih Pahala Seluas Samudera, Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Sebenarnya itu Tanda...

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menerangkan alasan orang yang susah payah menghafal Al-Quran tak kunjung hafal, namun bisa mendapat pahala berlipatganda dari Allah SWT.
Kamis, 1 Mei 2025 - 19:01 WIB
Reporter:
Editor :

"Biasanya begini, Allah SWT akan memberikan hadiah, dua hal pada dirinya yang belum tentu diberikan kepada orang yang merasa cepat menghafal Quran," paparnya.

Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menuturkan dua hadiah yang diterima oleh mereka tidak mampu dalam berpikir dan menyerap pemahaman setiap makna dari ayat-ayat Al-Quran.

"Apa dua hadiah itu? Pertama, ingin menambahkan pahala kepadanya yang menghapus dosa-dosa yang pernah ia kerjakan sebelumnya. Sebelum Allah mudah menanamkan Quran pada jiwanya," bebernya.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengambil kasus yang sering terjadi, misalnya sibuk mengurusi hal-hal berbasis dunia, tiba-tiba hatinya tersentuh ingin menghafal Ayat Suci Al-Quran.

"Allah enggak bikin orang itu cepat hafal tuh. Tapi dibuat dulu berhari-hari menghafalnya. Nah, itu menjadikan poin bahwa, kamu kemana aja selama ini," katanya.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan, banyak orang yang berupaya untuk menghafal Al-Quran, tetapi tidak memahami makna di dalamnya. Artinya, hanya sekadar mengetahui tanpa menyerap esensinya.

Bagi Ustaz Adi Hidayat, satu huruf Al-Quran yang dibaca dan bisa mengetahui maknanya, maka akan memperoleh pahala yang setara 10 kebaikan.

Ustaz Adi Hidayat memaparkan, orang yang berulang-ulang menghafal Al-Quran, maka ada pahala dilipatgandakan oleh Allah SWT ketimbang hanya sekali mengamalkan ayat suci cuma mendapat satu pahala.

"Jadi singkatnya, kalau ada ayat yang sedang Anda hafalkan, merasa kurang cepat dihafalnya, boleh jadi bukan karena kurangnya, karena inginnya Allah melimpahkan pahala dulu pada Anda sebelum Anda menghafalnya," jelas dia.

Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu mengarahkan bahwa, kegiatan menghafal Al-Quran bernilai ibadah dan menanamkan niat diperuntukkan kepada kedua orang tua.

Jika seorang mukmin menanamkan niat saat membaca atau menghafal Al-Quran, maka ada pahala yang mengalir deras ditujukan untuk orang tua.

Ustaz Adi Hidayat menjamin ada kenikmatan yang didapatkan selama menghafal walaupun dari segi waktunya sedikit lambat, namun pahala selalu datang dari langit.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral