news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi kucing menjadi hewan peliharaan dalam rumah.
Sumber :
  • Freepik

Apakah Kucing akan Masuk Surga? Sebuah Renungan Nasib Hewan setelah Mati dalam Islam

Umat Muslim bertanya-tanya di dalam benaknya terkait pertanyaan "Apakah kucing saya masuk surga?". Hal ini menjadi renungan terkait nasib hewan setelah mati.
Selasa, 15 April 2025 - 23:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Tak sedikit orang yang menganggap kucing bukan sekadar hewan peliharaan, melainkan bagian dari keluarga.

Kucing sebagai hewan yang paling imut dan menggemaskan selalu menemani hari-hari, menghibur saat sedih, bahkan seolah mengerti perasaan pemiliknya.

Maka, tak heran jika setelah kepergian kucing tercinta, muncul pertanyaan menyentuh hati "Apakah kucing aku akan masuk surga?"

Pertanyaan ini bukan semata soal teologi, akan tetapi juga luapan kasih sayang dan harapan dari manusia bahkan majikannya yang mengharapkan kucing kesayangannya masuk surga.

tvOnenews.com lebih dulu menegaskan bahwa pembahasan ini bukan untuk memberi jawaban pasti, namun untuk mengajak merenung dalam bingkai keislaman dan cinta kepada makhluk Allah SWT.

Islam dan Kasih Sayang terhadap Hewan

Ilustrasi Kucing
Sumber :
  • Freepik

 

Dilansir dari NU Online, Islam menempatkan hewan sebagai makhluk yang harus diperlakukan dengan baik. Kita bisa mengingat tentang seorang wanita yang masuk neraka karena menyiksa kucing, Rasulullah SAW bersabda:

"Seorang wanita disiksa karena seekor kucing. Ia mengurungnya hingga mati kelaparan..." (HR. Bukhari, no. 3318 & Muslim, no. 2242).

Sebaliknya, dalam Hadis Riwayat Imam Bukhari Nomor 2363 menjelaskan, seorang lelaki yang memberi minum anjing justru diberi ampunan oleh Allah dan masuk surga.

Melalui perbandingan dua hadis riwayat ini menunjukkan bahwa, kasih sayang kepada hewan bisa membawa pahala besar, bahkan memengaruhi nasib di akhirat bagi manusia.

Bagaimana Islam Memahami Akhirat untuk Nasib Kucing?

Dalam dalil Al-Quran melalui Surat Al-An'am terkait anjuran menyayangi hewan sekaligus nasibnya di akhirat, Allah SWT berfirman:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا طٰۤىِٕرٍ يَّطِيْرُ بِجَنَاحَيْهِ اِلَّآ اُمَمٌ اَمْثَالُكُمْ ۗمَا فَرَّطْنَا فِى الْكِتٰبِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ يُحْشَرُوْنَ

Artinya: "Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu." (QS. Al-An'am: 38)

Merujuk Tafsir al-Munir oleh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, dalam Hadis Riwayat Imam Muslim Nomor 2582, Rasulullah SAW menyebut bahwa hewan akan dikumpulkan pada hari kiamat, lalu setelah keadilan ditegakkan, mereka menjadi tanah.

Artinya, mereka tidak masuk surga atau neraka seperti manusia, karena tidak diberi taklif (beban hukum).

Namun, sebagian ulama tafsir memandang bahwa semua makhluk berada dalam kekuasaan dan rahmat Allah, dan bisa saja Allah memberi bentuk kenikmatan akhirat kepada makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya.

Hikmah di Balik Pertanyaan Apakah Kucing Masuk Surga?

Pertanyaan ini mencerminkan akhlak luhur, di antaranya adalah cinta, empati, dan kasih sayang.

Mungkin Allah memang tidak menjanjikan surga bagi kucing dalam teks eksplisit, tapi Allah Maha Kuasa untuk mempertemukan kembali makhluk-makhluk yang saling mencintai.

Menukil dari kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, dalam pandangan spiritual, surga bukan sekadar “tempat” namun juga keadaan jiwa penuh kedamaian.

Jika perjumpaan kembali dengan kucing kesayangan bisa menjadi sumber kebahagiaan, maka sangat mungkin Allah mengabulkannya sebagai bentuk kenikmatan surga.

Mengiringi Kepergian Kucing dengan Doa dan Amal Baik

Tak ada doa khusus dalam Islam untuk hewan yang meninggal. Namun, kita tetap bisa mendoakan kebaikan:

"Ya Allah, limpahkan rahmat dan ampunan-Mu untuk makhluk kecil-Mu ini."

Cara lain untuk mengenang kucing adalah dengan melanjutkan kebaikan, misalnya mengadopsi kucing liar, berdonasi ke tempat penampungan, atau menyebarkan kesadaran merawat hewan.

Dalam hal ini, akhirat adalah alam yang jauh melampaui logika kita. Kita percaya bahwa rahmat Allah lebih besar dari murka-Nya. 

Maka dari itu, harapan tentang kucing masuk surga bukanlah angan kosong, melainkan doa tulus seorang hamba yang mencintai ciptaan-Nya.

Allah Maha Kuasa untuk mempertemukan kembali pemilik yang penyayang dengan makhluk kecil yang dulu ia rawat dengan penuh cinta.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral