- Freepik
Apakah Kucing akan Masuk Surga? Sebuah Renungan Nasib Hewan setelah Mati dalam Islam
Artinya: "Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu." (QS. Al-An'am: 38)
Merujuk Tafsir al-Munir oleh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, dalam Hadis Riwayat Imam Muslim Nomor 2582, Rasulullah SAW menyebut bahwa hewan akan dikumpulkan pada hari kiamat, lalu setelah keadilan ditegakkan, mereka menjadi tanah.
Artinya, mereka tidak masuk surga atau neraka seperti manusia, karena tidak diberi taklif (beban hukum).
Namun, sebagian ulama tafsir memandang bahwa semua makhluk berada dalam kekuasaan dan rahmat Allah, dan bisa saja Allah memberi bentuk kenikmatan akhirat kepada makhluk-Nya sesuai kehendak-Nya.
Hikmah di Balik Pertanyaan Apakah Kucing Masuk Surga?
Pertanyaan ini mencerminkan akhlak luhur, di antaranya adalah cinta, empati, dan kasih sayang.
Mungkin Allah memang tidak menjanjikan surga bagi kucing dalam teks eksplisit, tapi Allah Maha Kuasa untuk mempertemukan kembali makhluk-makhluk yang saling mencintai.
Menukil dari kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, dalam pandangan spiritual, surga bukan sekadar “tempat” namun juga keadaan jiwa penuh kedamaian.
Jika perjumpaan kembali dengan kucing kesayangan bisa menjadi sumber kebahagiaan, maka sangat mungkin Allah mengabulkannya sebagai bentuk kenikmatan surga.
Mengiringi Kepergian Kucing dengan Doa dan Amal Baik
Tak ada doa khusus dalam Islam untuk hewan yang meninggal. Namun, kita tetap bisa mendoakan kebaikan:
"Ya Allah, limpahkan rahmat dan ampunan-Mu untuk makhluk kecil-Mu ini."
Cara lain untuk mengenang kucing adalah dengan melanjutkan kebaikan, misalnya mengadopsi kucing liar, berdonasi ke tempat penampungan, atau menyebarkan kesadaran merawat hewan.
Dalam hal ini, akhirat adalah alam yang jauh melampaui logika kita. Kita percaya bahwa rahmat Allah lebih besar dari murka-Nya.
Maka dari itu, harapan tentang kucing masuk surga bukanlah angan kosong, melainkan doa tulus seorang hamba yang mencintai ciptaan-Nya.
Allah Maha Kuasa untuk mempertemukan kembali pemilik yang penyayang dengan makhluk kecil yang dulu ia rawat dengan penuh cinta.