- Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official
11 atau 23? Ternyata Ini Jumlah Rakaat Shalat Tarawih di Ramadhan dari Anjuran Rasulullah SAW, Kata Ustaz Khalid Basalamah
"Kalau sampai sekarang ini masjid yang mulia, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah, (shalat Tarawih) dikerjakan sampai 23 rakaat," tuturnya.
Dewan penasihat syariah sekolah Rahmatan Lil 'Alamin Boarding School di Kabupaten Solok itu kembali mengingatkan, jumlah-jumlah rakaat tersebut, hanyalah bersifat sunnah.
Pemahaman sunnah ini tidak boleh menimbulkan spekulasi yang keliru. Maksudnya, sunnah tersebut berdasarkan apa yang pernah dikerjakan Rasulullah SAW dari segi perbuatan dan ucapannya.
"Tentu ini sunnah, jumlah shalat Tarawih minimal 2 rakaat," tegasnya.
Ustaz Khalid Basalamah menyarankan apabila ingin mengerjakan 11 rakaat, dengan hitungan 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir, bahkan sebaliknya bisa memilih masjid yang pelaksanaannya sesuai keinginannya.
"Tapi kita usahakan, kita carikan masjid, yang masjid itu mengerjakan jumlah yang kita inginkan. Ada sedikit alasannya untuk mengenai masalah ini," terangnya.
"Misal kita ingin shalat tarawih yang 11 rakaat, kita cari yang 11 rakaat, yang 23 rakaat, cari yang 23 rakaat," lanjutnya sambil menerangkan.
Meski begitu, pemilihan mengerjakan jumlah rakaat Tarawih sesuai keinginan, tidak berniat mengarahkan mana masjid yang terbaik untuk menunaikan shalat sunnah tersebut.
"Bukan karena membeda-bedakan, ya. Tapi memang ada hadis, hadisnya begini, kata Nabi SAW," tuturnya.
"Dua orang syaikh ini berkata, 'Wahai saudaraku sebaiknya engkau menyempurnakan shalat tarawih bersama imam, agar engkau termasuk orang-orang yang menghidupkan Ramadhan semalam suntuk'," sambungnya.
"Hadis Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, An Nasa'i, 'Siapa yang shalat Tarawih di malam hari Ramadhan bersama imamnya sampai imamnya bubar, sampai rakaat Witir terakhir, maka dicatatkan baginya shalat semalam suntuk'," tukasnya.
(udn/hap)