news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bolehkah Menikahi Sepupu, dan Apa Hukumnya dalam Islam? Hukum Menikahi Sepupu dalam Islam.
Sumber :
  • pixabay.com

Bolehkah Menikahi Sepupu, dan Apa Hukumnya dalam Islam? Hukum Menikahi Sepupu dalam Islam

Hukum menikahi saudara sepupu dalam Islam. Apakah boleh menikah dengan saudara sepupu dalam Islam?. Hukum menikahi saudara sepupu dalam islam yakni diperbolehkan
Jumat, 17 Maret 2023 - 17:30 WIB
Reporter:
Editor :

Bolehkah Menikahi Sepupu, dan Apa Hukumnya dalam Islam? Hukum Menikahi Sepupu dalam Islam. Source: pixabay.com

Banyak juga yang salah dan tidak memahami penggunaan istilah mahram dengan kata muhrim. Karena sebenarnya kata muhrim memiliki arti yang lain. 

Muhrim memiliki makna yaitu orang yang sedang dalam kondisi ihram. Sehingga baginya tidak bisa disamakan kata mahram dan muhrim.

Perhikahan dalam Islam juga dijelaskan dalam firman Allah SWT, QS. An-Nisa ayat 23, yaitu:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: “Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. AN-Nisa:23).

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral