- Freepik
Wanita Wajib Tahu, Ternyata Begini Dampak Kalau Tidak Ganti Pembalut Lebih dari 4 Jam Saat Menstruasi!
tvOnenews.com - Banyak wanita masih menyepelekan kebersihan organ kewanitaan, terutama saat sedang menstruasi.
Padahal, menjaga kebersihan area intim bukanlah hal yang sulit jika sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.
Terlebih, kebiasaan sederhana seperti mengganti pembalut tepat waktu ternyata bisa mencegah berbagai masalah serius pada organ reproduksi.
Beberapa wanita merasa repot atau malas mengganti pembalut terlalu sering.
Namun, tahukah kamu kalau pembalut yang dibiarkan lebih dari empat jam dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur?
Dilansir dari kanal YouTube InaHealth, kondisi ini bisa memicu feksi vagina, bau tidak sedap, hingga iritasi kulit di area kewanitaan.
Karena itu, penting sekali bagi setiap wanita untuk mengganti pembalut secara rutin.
Menurut InaHealth, selama masa menstruasi, wanita sebaiknya ganti pembalut setiap empat jam sekali, atau bahkan lebih cepat jika pembalut sudah terasa penuh.
Hal ini membantu menjaga kelembapan area intim agar tidak menjadi tempat ideal bagi mikroorganisme berbahaya.
Selain mengganti pembalut secara rutin, ada beberapa cara lain untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan.
Misalnya dengan mandi dua kali sehari dan membersihkan area kewanitaan secara lembut menggunakan air bersih.
Setelah buang air kecil atau besar, disarankan untuk basuh dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya.
Tujuannya agar bakteri dari area anus tidak berpindah ke vagina yang bisa memicu infeksi.
Kebiasaan lain yang juga perlu diperhatikan adalah mengeringkan area kewanitaan sebelum memakai pakaian dalam.
Jika dibiarkan lembap, kulit di sekitar vagina menjadi rentan terhadap jamur.
Karena itu, gunakan handuk lembut atau tisu kering untuk memastikan area tersebut benar-benar bersih dan kering.
Untuk pakaian dalam, sebaiknya pilih bahan katun karena mudah menyerap keringat dan lebih nyaman dipakai.
Hindari memakai celana dalam terlalu ketat karena bisa menahan kelembapan dan mempercepat pertumbuhan bakteri.
Selain itu, rutin memotong rambut di area kewanitaan juga dianjurkan.
Rambut yang terlalu panjang dapat membuat area tersebut lembap dan sulit dibersihkan.
Namun, penting untuk diingat: jangan mencukur menggunakan pisau cukur atau alat cukur tajam karena dapat menyebabkan iritasi dan membuka jalan bagi bakteri masuk ke kulit.
Gunakan gunting kecil yang bersih untuk memangkas secara hati-hati.
Saat menstruasi, hindari juga penggunaan tampon vagina terutama jika kamu belum terbiasa.
Tampon yang dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan toxic shock syndrome (TSS), yaitu kondisi serius akibat infeksi bakteri yang berkembang di dalam tubuh.
Jadi, menjaga kebersihan organ intim bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk perhatian terhadap kesehatan reproduksi jangka panjang.
Dengan disiplin mengganti pembalut setiap empat jam sekali, serta menjaga kebersihan tubuh secara menyeluruh, kamu bisa terhindar dari berbagai masalah seperti infeksi jamur, keputihan berlebihan, dan bau tidak sedap yang mengganggu.
Menstruasi adalah proses alami yang terjadi setiap bulan, dan tubuh kita sudah bekerja keras saat itu.
Maka dari itu, sudah seharusnya kita memberikan perawatan terbaik dengan cara yang sederhana namun sangat penting, salah satunya dengan ganti pembalut tepat waktu dan menjaga kebersihan area intim secara rutin. (adk)