- ANTARA/AFP/Piero Cruciatti
Permalukan Inter Milan, Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Ungkap Arti di Balik Selebrasinya
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, mengungkap arti di balik selebrasinya setelah AC Milan mempermalukan Inter Milan di semifinal Coppa Italia.
Rossoneri berhasil merengkuh kemenangan penting dalam laga bertajuk Derby della Madonnina pada Kamis (24/4/2025) dini hari WIB.
Hasil imbang 1-1 pada leg pertama membuat segalanya terbuka pada pertandingan penentu di Stadio San Siro.
- REUTERS/Claudia Greco
Inter diunggulkan mengingat situasi mereka pada saat itu, setelah melaju ke semifinal Liga Champions dan berpotensi meraih treble winners.
Namun, dwigol Luka Jovic dan sebuah gol dari pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, membuat AC Milan menang telak 3-0.
Ini mempertegas dominasi Rossoneri dalam Derby della Madonnina di musim ini, lantaran mereka tidak terkalahkan dalam lima pertemuan.
Reijnders merayakan golnya dengan cara yang biasa dilakukannya pada musim ini, yaitu dengan mengangkat bahu.
- AC Milan Official
Berbicara kepada media Italia, pemain yang pernah menolak untuk membela Timnas Indonesia itu mengungkat artinya.
“Di rumah, saya sering bercanda, dan ketika keadaan tidak berjalan sesuai keinginan, saya selalu berkata, ‘C’est la vie’, namanya juga hidup,” kata Reijnders kepada La Gazzetta dello Sport.
“Gestur mengangkat lengan tersebut menyimpulkan motto saya, namun saya lebih suka melakukannya di lapangan setelah mencetak gol ketimbang ketika keadaan berjalan buruk,” tambahnya.
- AC Milan Official
Milan dan Reijnders kini akan memperjuangkan trofi Coppa Italia, dengan laga final akan digelar pada 14 Mei 2025 mendatang.
Rossoneri akan menghadapi Bologna, yang menyingkirkan Empoli dengan agregat 5-1 di babak semifinal. (rda)