Allegri Mulai Cerewet di Bursa Transfer, Sudah Dapat Niclas Fullkrug Kini Terang-terangan Minta AC Milan Beli Bek Baru
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali dihadapkan pada pekerjaan rumah penting di bursa transfer setelah sinyal kuat datang dari ruang internal klub. Massimiliano Allegri disebut secara tegas meminta manajemen Rossoneri mendatangkan seorang bek tengah berpengalaman demi menjaga stabilitas tim.
Permintaan itu bukan tanpa alasan dan lahir dari pengalaman langsung di lapangan. Allegri menilai kedalaman skuad Milan di lini belakang masih menyisakan celah yang berpotensi berbahaya jika musim berjalan semakin padat.
Secara kondisi, Milan memang hampir berada dalam komposisi ideal di sektor pertahanan. Namun, skors satu laga Fikayo Tomori dan cedera yang sempat dialami Matteo Gabbia menjadi pengingat nyata betapa rapuhnya keseimbangan tim jika satu pemain kunci absen.
Absennya Gabbia, yang dikenal sebagai pemimpin di jantung pertahanan, terasa cukup signifikan. Performa lini belakang Milan sempat goyah, terutama ketika Koni De Winter harus mengambil peran lebih besar dari biasanya.
Situasi tersebut membuka mata Allegri akan risiko jangka panjang yang bisa muncul. Ia menyadari bahwa musim kompetisi tidak hanya menuntut kualitas, tetapi juga ketahanan skuad menghadapi berbagai kemungkinan terburuk.
Jika satu bek tengah cedera saja sudah berdampak, skenario dua pemain absen jelas menjadi mimpi buruk. Inilah yang mendorong Milan mulai bergerak mencari sosok tambahan yang bisa langsung diandalkan.
Isu ini turut diperkuat oleh pernyataan jurnalis Corriere della Sera, Monica Colombo. Dalam wawancaranya bersama Radio Rossoneri, ia mengungkapkan bahwa Allegri memiliki kriteria yang sangat jelas untuk rekrutan baru.
Menurut Colombo, Allegri tidak sekadar menginginkan pemain untuk menambah jumlah bek di daftar skuad. Sang pelatih justru mencari figur yang mampu menaikkan level permainan sekaligus memberikan rasa aman di lini pertahanan.
Pengalaman masa lalu Allegri di Juventus menjadi cermin dari sikap tersebut. Saat masih bersaing ketat dengan Inter Milan dalam perebutan Scudetto, ia pernah meminta tambahan pemain berkualitas, tetapi justru mendapatkan rekrutan muda.
Keputusan itu kala itu memicu perbedaan pandangan dengan direktur olahraga Juventus. Pada akhirnya, pemain-pemain muda tersebut dinilai belum cukup efektif untuk menjawab tuntutan persaingan papan atas.
Load more