news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sinopsis dan Review Singkat MaXXXine (2024).
Sumber :
  • IMDb

Sinopsis dan Review Singkat MaXXXine (2024)

Film MaXXXine, garapan sutradara Ti West, melanjutkan perjalanan karakter Maxine Minx setelah peristiwa dalam X dan Pearl. 
Rabu, 5 Februari 2025 - 21:51 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Film MaXXXine, garapan sutradara Ti West, melanjutkan perjalanan karakter Maxine Minx setelah peristiwa dalam X dan Pearl. 

Berlatar tahun 1980-an di Los Angeles, film ini mengikuti Maxine yang berusaha menembus industri film arus utama sambil dihantui masa lalunya. 

Plot
Film MaXXXine dari sutradara Ti West melanjutkan kisah Maxine Minx yang kini menetap di Los Angeles pada 1980-an untuk mengejar karier sebagai bintang film besar. 

Setelah selamat dari pembantaian di Texas, Maxine berupaya memulai hidup baru dan berhasil mendapatkan peran utama dalam sebuah film horor ambisius bertajuk The Puritan II. 

Perjalanan menuju ketenaran itu tidak mudah, terutama ketika kota tersebut diteror oleh pembunuh berantai “Night Stalker”.

Ketika pembunuhan mulai terjadi dekat lingkaran orang-orang yang berhubungan dengan Maxine, polisi menaruh kecurigaan pada masa lalunya yang kelam. Situasi semakin rumit setelah agen dan sutradaranya ikut terancam. 

Maxine dipaksa menghadapi trauma lama, termasuk rekaman video yang mengungkap masa lalunya sebagai pekerja seks, yang kemudian menjadi barang bukti dalam investigasi.

Ketegangan memuncak ketika Maxine dikejar oleh pembunuh dan menghadapi konfrontasi langsung yang menyingkap hubungan tak terduga antara pembantaian di masa lalu dan ancaman yang kini ia hadapi. 

Maxine akhirnya melawan balik, menegaskan ambisinya untuk bertahan hidup sekaligus mempertahankan posisinya di Hollywood. Film ditutup dengan Maxine yang tetap berdiri sebagai figur kuat dan tak tergoyahkan, menuntaskan tiga babak perjalanan karakternya.

Menurut ulasan para pengguna di IMDb, MaXXXine dipuji atas gaya visual era 80-an yang kuat, performa Mia Goth sebagai Maxine, serta konsistensi Ti West dalam menutup trilogi horor ini dengan tone yang lebih noir dan slasher. 

Beberapa reviewer menilai film ini sebagai penutup yang memuaskan, terutama karena fokusnya pada perkembangan karakter Maxine dan penyajian Hollywood yang gelap dan eksploitatif. 

Namun, sejumlah penonton menyebut ritme cerita cenderung lebih lambat dibanding dua film sebelumnya, meski tetap memberikan ketegangan yang stabil.

Secara keseluruhan, MaXXXine dinilai berhasil mengakhiri kisah Maxine dengan pendekatan yang stylish dengan tetap mempertahankan ciri khas trilogi yang memadukan horor, kritik industri hiburan, dan karakter yang kuat.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral