Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri diminta untuk segera menyerahkan dua tersangka kasus penipuan pembelian lahan yang bukan miliknya di Jembatan 2 Barelang Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulung, Kota Batam.
Tim gabungan Bareskrim Polri berhasil mengagaglkan upaya penyelundupan 237.305 benih lobster di perairan Berakit, Bintan, Kepulauan Riau pada 14 Oktober 2024
Kuasa hukum keluarga Vina, Hotman Paris berulang kali mendesak pembentukan Tim Pencari Fakta dalam mengungkap kejanggalan kasus kematian yang terjadi pada 2016.
Tak tunggu lama, Polri gerak cepat (Gercep) dalam memberangkatkan tim pemeriksa dan repatriasi ke Filipina. Hal ini untuk menangani kasus sindikat scamming inte
Tim Advokasi Kemanusiaan kasus gagal ginjal akut pada anak mendesak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk mengusut tuntas kasus GGAPA. "Saya mendesak
Pengungkapan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua, Kini soal kasus Ferdy Sambo yang dinilai lamban, Polri ungkap ada kabar baik minggu depan, Apa Itu?
Lanjutan kasus pembunuha Brigadir J yang didalangi oleh Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Adapun kini Pengacara Brigadir J bantah isu memundurkan diri,23/9
Martin Lukas Simanjuntak selaku Pengacara Brigadir J Jawab Soal Potensi Perubahan Keterangan Ringankan Hukuman Tersangka: Dia Penentu Kematian Brigadir J,(22/9)
Isu soal kemunduran dari tim pengacara, Kini Pengacara Brigadir J tegaskan tak akan mundur dampingi Kasus Brigadir J: Hanya ada dua alasan buat kami mundur,
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.