Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengungkap, seluruh pasien yang dirawat akibat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh beberapa hari lalu telah diperbolehkan pulang. Tagihan biaya perawatan rumah sakit ditafsir hampir tembus Rp 400 juta.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengunjungi RSUP Dr Sardjito, Rabu (3/8/2025). Kedatangannya itu untuk menjenguk anggota polisi yang terluka akibat aksi unjuk rasa belum lama ini.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah DIY, Aria Nugrahadi menjenguk para korban aksi demo yang terjadi di Mapolda DI Yogyakarta, Selasa (2/9/2025). Para korban yang berjumlah lima orang ini sedang dirawat di RSUP Dr Sardjito.
Kerusuhan yang terjadi saat unjuk rasa di Yogyakarta dan sekitarnya mengakibatkan 29 orang mengalami luka-luka. Mereka terpaksa dilarikan ke RSUP Dr Sardjito.
Pihak RSUP Dr Sardjito mengungkap bahwa Rheza Sendy Pratama dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit, Minggu (31/8/2025).
Pihak RSUP Dr Sardjito Yogyakarta buka suara terkait adanya peristiwa dugaan kekerasan fisik yang dilakukan oleh keluarga pasien terhadap residennya berinisial Dr. EN.
Sopir truk tronton bernama Ladis (48) yang terlibat kecelakaan di Purworejo, Jawa Tengah kondisinya memburuk sehingga dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito, Kamis (8/5/2025). Pada Jumat (9/5/2025) pagi, pasien dinyatakan meninggal dunia.
Pihak manajemen RSUP Dr Sardjito Yogyakarta mengklarifikasi terkait aksi unjuk rasa sekaligus audiensi yang dilakukan oleh ratusan pegawainya baik tenaga kesehatan (nakes) maupun administrasi pada Selasa (25/3/2025).
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (APMD), kampus tempat NH berkuliah buka suara terkait mahasiswinya yang menjadi korban penyiraman air keras saat H-1 Natal 2024.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.