News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RSUP Dr Sardjito Ungkap Tagihan Biaya Perawatan 29 Pasien Korban Unjuk Rasa Hampir Tembus Rp.400 Juta

Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengungkap, seluruh pasien yang dirawat akibat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh beberapa hari lalu telah diperbolehkan pulang. Tagihan biaya perawatan rumah sakit ditafsir hampir tembus Rp 400 juta.
Selasa, 9 September 2025 - 18:48 WIB
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengungkap, seluruh pasien yang dirawat akibat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh beberapa hari lalu telah diperbolehkan pulang. Tagihan biaya perawatan rumah sakit ditafsir hampir tembus Rp 400 juta.

"Dari total 29 pasien, tagihan (biaya perawatan) rumah sakit RSUP Dr Sardjito sebesar Rp 362.619.417," kata Banu kepada awak media, Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, 29 pasien yang dirawat di RSUP Dr Sardjito tidak hanya berasal dari wilayah Yogyakarta. Sebab, ada dua orang yang berasal dari luar daerah yaitu Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kemudian dari puluhan pasien tersebut, satu orang di antaranya anggota polisi yang berdinas di Yogyakarta.

Dari gejala yang dikeluhkan, mayoritas pasien mengalami luka robek, meski juga ada fraktur tulang.

Saat ini, Banu menyebut, ada empat dari total 29 pasien yang sudah terbayar dengan penjaminan pribadi senilai Rp 166.630.866. Keempat pasien yaitu dua pasien dari Purworejo.

Biaya perawatan kedua pasien itu ditanggung penuh lewat Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Purworejo. Kemudian, seorang pasien biayanya dijaminkan dari institusi orang tuannya. Serta, seorang pasien polisi dengan jaminan Asabri.

Dengan demikian, tersisa 25 pasien tanpa penjamin dengan nilai yang tertanggung sebesar Rp 195.988.552. Banu mengatakan, biaya perawatan bagi mereka akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.

"Untuk 25 pasien kemarin dilimpahkan ke Pemkab Sleman. Kita akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Jamkesda," ucapnya.

Banu melanjutkan, koordinasi antara Pemkab Sleman dan RSUP Dr Sardjito akan berlangsung pada pekan ini.

"Rencananya Rabu, karena di kami (RSUP Dr Sardjito) sebagai RS vertikal sudah melakukan penghitungan-penghitungan biaya dari sekian pasien itu," ujar Banu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah dipulangkan, 29 pasien tersebut juga masih harus menjalani kontrol. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT