Netizen Indonesia membela GPN dan QRIS yang dikritik Amerika Serikat sebagai hambatan dagang, bela kepentingan Visa-Mastercard. Mereka tegaskan ini soal kedaulatan ekonomi nasional.
QRIS TAP atau QRIS Tanpa Pindai adalah metode bayar terbaru yang memungkinkan transaksi hanya dengan menempelkan ponsel (dengan operating system Android) ke perangkat penerima pembayaran, seperti mesin EDC (Electronic Data Capture).Â
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan masyarakat bisa menggunakan QR Code versi cetak ketika ingin membeli bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite di SPBU.
Sejak awal tahun hingga September 2023, transaksi pembayaran via QR code alias QRIS di wilayah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember tembus Rp920 miliar.
Peringati HUT RI ke-78, Bank Indonesia Jatim (BI Jatim) meluncurkan promo QR Code Indonesia Standard (QRIS) di Halaman Kantor BI Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya
Indonesia baru-baru ini diguncang dengan pemberitaan soal kode QR yang digunakan untuk memanipulasi rakyat. Mirisnya, kode QR itu dipalsukan dan digunakan oleh
Maraknya penipuan menggunakan kode QRIS membuat pihak kepolisian terus melakukan pemburuan pelaku. Modus yang dilakukan pelaku dengan mengganti kode QR
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menetapkan mulai 7 Maret 2023, pengguna solar bersubsidi diwajibkan menggunakan QR Code ketika melakukan pembelian.
Provinsi Bengkulu hari ini Senin (6/2/2023) telah menerapkan penggunaan QR code untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ada di 52 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menyediakan BBM subsidi jenis Bio Solar dan Pertalite.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.