Hari tenang Pemilu Serentak 2024 terpaksa harus dinodai dengan adanya dugaan money politic untuk kemenangan salah satu paslon Bupati-Wakil Bupati Pacitan.
Berbagai komunitas dan organisasi kemasyarakatan di Kota Bandung deklarasi satgas HD anti politik uang pada Jumat (22/11/2024) jelang Pilwalkot Bandung 2024.
Kasus dugaan money politic yang menyeret tim sukses Calon Bupati-Wakil Bupati Pamekasan, Kholilurohman-Sukriyanto (Kharisma) kini sudah masuk tahap penyidikan
Maraknya praktik money politic atau politik uang dalam kontestasi politik baik Pemilu maupun Pilkada 2024 telah mencoreng sistem demokrasi di Indonesia.
Video viral yang perlihatkan emak-emak membuka amplop berisi stiker Paslon Rudi - Ade dan uang 50.000 ribu sehabis pulang dari acara sosialisasi baru-baru ini.
Ketua Komisi II DPR RI Doli menolak usulan anggota komisinya dari Fraksi PDIP, Hugua, yang meminta praktik money politic atau politik uang dilegalkan dalam PKPU
Salah seorang oknum caleg dari Partai Demokrat ditetapkan sebagai tersangka oleh korupsi usai dilaporkan dan cukup bukti melakukan money politik kepada warga.
THN Timnas AMIN telah lakukan verifikasi ribuan formulir C1 dan data yang masuk ke website KPU. Hasilnya, data Formulir C1 berbeda dengan data di website KPU
Buya Yahya mengingatkan semua agar tidak melakukan money politic, pilitik uang atau serangan fajar atau sejenisnya saat Pemilu. Hal itu ajarkan kemunafikan.
Saat apel tersebut, Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono menyampaikan, agar seluruh personel baik Korps Brimob Polri dan TNI dapat saling berdampingan sebagai dukungan terhadap Operasi Mantap Brata 2023-2024.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.