Rencana pembentukan BUMN Tekstil dari Pemerintah melalui Danantara bisa menjadi angin segar untuk ribuan buruh korban PHK sekaligus sebagai upaya menghidupkan lagi sektor tekstil dari hulu hingga hilir.
DPR RI desak pemerintah dan kurator PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) segera melunasi pembayaran pesangon dan tunjangan hari raya eks karyawan Sritex yang di PHK
Baru-baru ini Kejagung beberkan bahwa pihaknya mencium kejanggalan dalam kasus pemberian kredit perbankan kepada Sritex. Bahkan, borok Sritex dibongkar DPR RI
Sesuai arahan Presiden Prabowo, Tim Kurator Sritex mengumumkan harga sewa dari enam aset pailit perusahaan yang masing-masing berupa tanah hingga pabrik tekstil.
Kemnaker sebut potensi eks buruh Sritex kembali dipekerjakan masih dalam kajian. Ribuan eks pekerja menanti keputusan pemulihan bisnis dan perekrutan ulang.
Hingga memasuki H-5Lebaran, Partai Buruh menyayangkan kenyataan bahwa ribuan buruh Sritex yang terkena PHK ternyata memang tidak menerima THR sebagaimana mestinya.
Bos Sritex Iwan Lukminto yang masih memiliki kekayaan fantastis akan diserbu buruh eks karyawan yang menuntut pembayaran pesangon dan tunjangan hari raya (THR).
Demo tersebut buntut pesangon yang disebut belum dibayarkan. Para eks karyawan Sritex juga dikabarkan ingin menuntut adanya pemberian tunjangan hari raya (THR)
Investor baru diklaim hadir untuk menjalankan operasional Sritex. Operasional dilakukan dengan skema menyewa aset Sritex sekaligus merekrut para eks karyawan
Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja.
Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League