News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iwan Lukminto Masih Kaya Raya! Buruh Sritex bakal Demo Rumahnya di Solo: Harusnya Kekayaan Pribadi untuk Bayar Pesangon dan THR

Bos Sritex Iwan Lukminto yang masih memiliki kekayaan fantastis akan diserbu buruh eks karyawan yang menuntut pembayaran pesangon dan tunjangan hari raya (THR).
Jumat, 21 Maret 2025 - 09:46 WIB
Kolase foto ribuan buruh Sritex yang di-PHK dan Bos Sritex Iwan Lukminto.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Eks karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex dikabarkan akan menggeruduk rumah Iwan Lukminto di Solo hari ini, Jumat (21/3/2025).

Seperti diketahui bersama, pailitnya Sritex berujung pada penutupan seluruh pabrik dan pemutusan hubungan kerja belasan ribu karyawan pada 1 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalahnya, Sritex belum sepenuhnya memenuhi hak-hak karyawan yang dipecat, terutama Tunjangan Hari Raya (THR) yang dijanjikan.

Oleh karena itu, Presiden Partai Buruh sekaligus Pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, menyampaikan bahwa ratusan buruh akan unjuk rasa di depan rumah Iwan Lukminto meminta haknya.

Pasalnya, kata Said Iqbal yang mendapatkan informasi dari Serikat Pekerja di Solo, buruh Sritex dipastikan tidak akan mendapat THR.

"Sampai H-7, buruh Sritex tidak akan mendapat THR. Mudah-mudahan kawan-kawan dan Pak Presiden Prabowo mendengar ini. Tidak dapat THR! Kalau Menteri  bilang terutang, nggak ada THR terutang," ujar Said Iqbal kepada awak media, Kamis (20/3/2025).

Said menegaskan bahwa Iwan Lukminto sebenarnya masih bisa untuk membayar hak para buruh memakai uang pribadinya.

Pasalnya, Iwan Lukminto yang digadang sebagai salah satu orang paling kaya di Solo masih memiliki kekayaan cukup fantastis.

Hal yang membuat Said tidak habis pikir adalah soal sejumlah perusahaan dan keluarga yang terafiliasi Iwan Lukminto yang tercatat dalam daftar penagih piutang ke Sritex.

Said menilai, hal itu sejatinya membuktikan bahwa Iwan Lukminto masih cukup kaya raya. Apalagi untuk hanya sakadar membayar THR buruh.

"Pemilik Sritex Iwan Lukminto itu masih kaya, sepuluh rumahnya di daerah Jawa Tengah, mungkin ada di Jakarta juga. Harta kekayaan (banyak). Beberapa pabrik anak perusahaan Sritex yang masih jalan, bahkan menggugat Sritex lebih dari triliunan, itu kekayaan dia," ujar Said.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui bahwa Tim kurator dalam proses kepailitan Grup Sritex membeberkan 11 perusahaan afiliasi milik keluarga Iwan Lukminto yang ikut menyampaikan tagihan dengan  nilai total Rp1,2 triliun.

Bahkan ada perusahaan anak usaha Sritex itu yang salah satu direkturnya adalah Iwan Kurniawan Lukminto sendiri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT