Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, menjelaskan bahwa dua korban penganiayaan berinisial G dan R sebelumnya merupakan tersangka pencurian di toko ponsel milik PP yang berada di Jalan Jamin Ginting, Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu.
Kasus ponsel hilang kini bisa berujung peretasan, pencurian identitas, hingga penipuan digital. Simak langkah pencegahan, respons cepat, dan ancaman barunya.
Farhan Dwi Yulianto (23) menggasak counter jual beli handphone senilai Rp144.675.000 milik Taufiq Cell di Desa Mojotamping, Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Ponsel milik pegawai Pemprov DKI berinisial FF yang dicuri oleh dua terduga pelaku di acara Malam Final Abang None Jakarta tahun 2025 telah dikembalikan.
Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus pencurian ponsel milik pegawai Pemprov DKI berinisial FF di acara Malam Final Abang None Jakarta tahun 2025.
Seorang pria berinisial AH menjadi korban pencurian dengan kekerasan oleh dua orang pelaku di Jalan Flamboyan I Cengkareng, Jakarta Barat. Begini kronologinya.
Tiga orang warga jadi korban pencopetan handphone di Halte Busway Grand Hyatt, Jalan MH. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024). Ini kata polisi.
Seorang pria mencuri ponsel di sebuah bengkel sepeda di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Gerak-gerik pelaku terekam kamera CCTV.
Anggota Subbid Provos Bid Propam Polda Sumsel berhasil mengamankan pelaku pencurian ponsel yang terjadi di Jalan Aiptu A Wahab, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jaka
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.