Pendulang emas bisa mencapai jutaan rupiah, tapi penghasilan tak menentu. Di Papua, 11 pendulang tewas diserang KKB. Risiko kerja makin tinggi di tengah konflik
Personel Polres Nagan Raya bersama Denpom IM/2 dan Satpol PP menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin atau ilegal di Kabupaten Nagan Raya. Lokasi patro
Sanggau merupakan salah satu wilayah yang potensi pertambangan emas-nya cukup besar di wilayah Kalimantan Barat. Cukup banyak perusahaan pertambangan maupun masyarakat penambang tradisional yang menjadikannya sebagai sumber kehidupan.
Bergeraknya polisi dan pemerintah, berawal dari keresahan nelayan yang terganggu oleh peralatan para penambang emas ilegal dan mempengaruhi tangkapan ikan mereka.
Tim Gabungan Polres Kerinci dan TNKS berhasil menangkap 5 penambang emas atau gurandil ilegal di kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang merupak
Polisi terus lakukan penyidikan kasus 8 penambang emas yang terkubur dalam lubang galian di Banyumas, Jawa Tengah. Saat ini polisi masih memburu 1 tersangka.
Pasca insiden penambang terjebak di lubang galian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan asesmen potensi tambang emas di Banyumas.
Setelah hari ke 7, upaya pencarian 8 pekerja tambang emas terjebak di sumur tambang Desa Pancurendang, Ajibarang, Banyumas, Â Jawa Tengah, akhirnya dihentikan.
Paska kejadian terjebaknya 8 pekerja tambang emas di Desa Pancurendang, Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, Pemkab Banyumas berencana menutup semua area tambang.
Upaya evakuasi 8 pekerja tambang emas yang terjebak di lubang galian di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas terus dilakukan dengan berbagai cara.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.