Rangkaian rekonstruksi pembunuhan Faradila Amalia Najwa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Probolinggo, berhasil mengungkap secara rinci aksi kekerasan terencana yang dilakukan dua tersangka, Bripka Agus dan Suyitno.
Kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Faradila Amalia Najwa dilakukan oleh Bripka Agus Sulaiman (AS) masih terus didalami polisi.
Kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Najwa, terungkap dilakukan iparnya sendiri, Bripka AS. Motifnya diduga ingin kuasai harta keluarga yang dikenal tajir.
Kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia gegerkan publik. Ipar korban, Bripka AS, diduga ingin kuasai harta dan sempat hendak kubur korban hidup-hidup.
Kasus pembunuhan terhadap Faradila, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang diduga dilakukan oleh Bripka AS, seorang polisi aktif di jajaran Polres Probolinggo, kini terus menjadi perbincangan di berbagai kalangan publik.
Anggota polisi di Banjarbaru melakukan pembunuhan terhadap seorang mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kini Bripda MS terancam 20 tahun penjara.
Polisi telah menetapkan tersangka kepada seorang oknum polisi, Bripka Agus Sulaiman atas dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap Faradila Amalia Najwa (21).
Watak Bripka Agus Sulaiman anggota Provost Polsek Krucil, Probolinggo diugkap orang terdekat usai diketahui jadi otak pembunuhan keji terhadap adik iparnya.
Seorang mahassiwi UMM bernama Faradila Amalia Najwa menjadi korban pembunuhan, diduga dilakukan oleh kakak iparnya sendiri yang adalah anggota polisi, Bripka AS
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memberikan tanggapannya terkait tiga pemainnya yang mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Ketiga pemain -
Juara UFC kelas ringan, Ilia Topuria tegas menuduh Islam Makhachev sengaja menghindari pertarungan dengannya di UFC White House yang akan digelar 14 Juni 2026.
SUV Tangguh untuk Mudik Lebaran 2026! begini kekuatan JETOUR T2 hadapi jalan panjang dan beragam medan. SUV modern kini dirancang tidak hanya untuk penggunaan
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai penjaga gawang Teja Paku Alam layak masuk dalam daftar 41 pemain skuad sementara Timnas Indonesia pada agenda FIFA Series 2026.