Sebanyak 104 eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, menyatakan kembali kepada NKRI, dan ucap ikrar setia kepada ideologi Pancasila.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga saksi dalam persidangan kasus makar dengan terdakwa tiga "jenderal" Negara Islam Indonesia (NII) di Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, Kamis (24/02/2022).
Kepolisian Resor (Polres) Garut melimpahkan kasus tiga Jenderal Negara Islam Indonesia (NII) yang ditangkap, terkait kasus makar ke Kejaksaan Negeri Garut untuk selanjutnya segera menjalani sidang di Pengadilan Negeri Garut.
Ridwan Kamil berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak main-main dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI
Ketiga petinggi yang berpangkat Jenderal tersebut disangka telah melakukan hasutan, propaganda, sara dan makar dengan mengunggah konten di media sosial.
Pembaiatan puluhan anak dan pengibaran bendera organisasi Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Garut, hingga saat ini masih terus didalami oleh Polda Jabar bersama Polres Garut, Jawa Barat.
"Kepada seluruh dunia internasional dengan atas nama PBB untuk segera memasuki Negara Islam Indonesia, silahkan welcome-welcome," ujar pembawa bendera.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta.
RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.