Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Sumatera Utara menangkap 34 tersangka dalam kasus narkoba di wilayah hukumnya selama 72 hari. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvjin mengatakan 34 tersangka tersebut merupakan dari 24 kasus narkoba yang berhasil diungkap kepolisian setempat.
Ramai-ramai Jaringan Pemuda Peduli Sumatera Utara geruduk Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Ditjenpas Sumut), Kota Medan.
Antisipasi peredaran narkoba di dalam rutan, tim kamtib kantor wilayah ditjenpas sumut bersama tni dan polri lakukan razia mendadak di rutan kelas 1 medan
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Februanto, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama antara Polri, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat.
Tujuh orang diduga melakukan penyerangan terhadap personel polisi saat melakukan penggerebekan penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan.
Hendrik Kosumo (41) dijatuhi vonis mati oleh majelis hakim PN Medan, terkait kepemilikan pabrik ekstasi rumahan di Jalan Kapten Jumhana, Medan Area, Kota Medan.
Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, menjatuhkan vonis mati terhadap Sayed Abdillah (27) seorang narapidana (napi) pengendali narkoba jenis sabu-sabu dari Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat.
Polrestabes Medan gagalkan pengiriman narkoba jenis daun ganja kering seberat 5,7 kilogram melalui jasa ekspedisi pengangkutan di Kota Medan, Sumatera Utara.
PS Kanit Unit Idik 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan, Ipda Nico Hutagalung menjelaskan bahwa kurir narkoba yang diamankan ini masuk di dalam jaringan antar provinsi Aceh - Sumatera Utara.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.